Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Lembaran Baru Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Dari AS Membawa Pelajaran, Kembali ke Belanda dengan Kenangan

Lembaran Baru Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Dari AS Membawa Pelajaran, Kembali ke Belanda dengan Kenangan

lembaran-baru-maarten-paes-di-ajax-amsterdam:-dari-as-membawa-pelajaran,-kembali-ke-belanda-dengan-kenangan
Lembaran Baru Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Dari AS Membawa Pelajaran, Kembali ke Belanda dengan Kenangan
service

6 Februari 2026 22.59 WIB • 2 menit

Lembaran Baru Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Dari AS Membawa Pelajaran, Kembali ke Belanda dengan Kenangan


Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, baru saja membuka lembaran baru dalam kariernya dengan bergabung bersama Ajax Amsterdam. Di sana, ia datang dengan membawa pelajaran dari Amerika Serikat (AS), sekaligus kembali dengan kenangan dari Belanda yang notabene adalah negara kelahirannya.

Maarten Paes digaet oleh Ajax pada bursa transfer pemain musim dingin ini dari klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, FC Dallas. Ia dikontrak Ajax dengan durasi 3,5 musim atau hingga 30 Juni 2029.

Paes tentu tidak datang ke Ajax tanpa membawa apa-apa. Ia punya bekal berupa pengalaman bermain di AS bersama FC Dallas selama 4,5 tahun.

“MLS adalah liga yang sedang berkembang, tapi itu juga liga yang sulit karena di sana negaranya besar,” ujar Paes.

Sulitnya bermain di AS itulah yang membawa pelajaran berharga bagi Paes. Lahir dan besar di Belanda, menjalani karier di negara yang jauh dari tanah kelahirannya sudah pasti memberikan pengalaman baru, yang mana itu adalah hal berharga.

“Kadang saya harus terbang selama tiga jam atau menghadapi iklim atau ketinggian yang berbeda-beda. Di sana harus memberikan segalanya kalau mau jadi atlet yang terbaik,” lanjut Paes.

Ucapan Paes tentang jauhnya jarak yang harus ditempuh saat berlaga memang tak berlebihan. Dari Dallas yang terletak di sisi selatan AS, ia bersama rekan-rekannya harus mengarungi negara yang memiliki luas hampir 10 juta kilometer persegi. Belum lagi jika ia harus menyeberang ke Kanada karena ada tim kontestan MLS yang berasal dari sana.

Soal iklim pun demikian. Texas dikenal sebagai salah satu daerah terpanas di AS. Sementara itu, ada wilayah yang dikenal sangat dingin seperti Montreal di Kanada, serta Minnesota yang harus didatangi Paes untuk melakoni laga tandang.

Kiprah Paes di AS sebetulnya cukup bagus. Didatangkan dari FC Utrecht pada 2022, pemain yang resmi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2024 itu mencatatkan 128 penampilan bersama FC Dallas.

Tak hanya itu, Paes juga menjadi kapten FC Dallas. Dengan demikian, perannya di klub jelas tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Saya juga jadi kapten jadi saya belajar tentang kepemimpinan. Kapan pun saya masuk ke budaya yang berbeda, saya berusaha untuk sebisa mungkin beradaptasi dengan budaya tersebut,” lanjut Paes.

Kenangan Maarten Paes di Johan Cruyff Arena

Bagi Paes, kandang Ajax yakni Johan Cruyff Arena juga bukan tempat asing. Saat masih bermain di Belanda, ia sudah pernah bertandang ke sana. Saat berseragam Utrecht, Paes diketahui pernah tiga kali bermain di Johan Cruyff Arena. Ada kalanya ia mengalami hal buruk, ada pula saat ia tampil sebagai pahlawan.

“Rasanya campur aduk karena saya pernah mengalami cedera berat di sini, trauma otak sewaktu masih pandemi Covid-19. Setahun kemudian, kami menang di sini (Johan Cruyff Arena) 1-0. Saat itu saya berperan besar dan itu adalah pertandingan yang luar biasa,” tutur Paes.

Apa pun itu, Paes mengaku senang dengan kembalinya ke Johan Cruyff Arena. Bedanya, ia kini tidak akan melawan Ajax, tapi justru menjadi bagian dari tim ibu kota Belanda itu.

“Saya senang sekarang bisa duduk di ruang ganti tim tuan rumah,” pungkasnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.