Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Sesi I: IHSG ke Level 7.321, Support Kunci Mulai Diuji

Sesi I: IHSG ke Level 7.321, Support Kunci Mulai Diuji

sesi-i:-ihsg-ke-level-7.321,-support-kunci-mulai-diuji
Sesi I: IHSG ke Level 7.321, Support Kunci Mulai Diuji
service

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada sesi pertama perdagangan Senin, 9 Maret 2026. Hingga akhir sesi I, indeks tercatat berada di level 7.321,07 atau turun 264,61 poin setara 3,49 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.585,69.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG dibuka di level 7.374,31 dan sempat menyentuh titik tertinggi di 7.374,31 sebelum tekanan jual membawa indeks turun hingga menyentuh level terendah intraday di 7.156,68. Pergerakan tersebut menunjukkan dominasi tekanan jual sejak awal perdagangan hingga menjelang penutupan sesi pertama.

Dari sisi aktivitas transaksi, volume perdagangan pada seluruh pasar tercatat mencapai sekitar 311,53 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp13,94 triliun dan frekuensi sekitar 1,61 juta kali transaksi. Pada pasar reguler, volume perdagangan tercatat sekitar 308,46 juta lot dengan nilai transaksi sekitar Rp13,83 triliun.

Analisis Teknikal IHSG

Secara teknikal, posisi IHSG saat ini berada di bawah sejumlah level pivot harian yang menjadi referensi pergerakan jangka pendek. Berdasarkan perhitungan pivot klasik, level pivot berada di 7.595,36 dengan resistance pertama di 7.690,64 dan resistance kedua di 7.795,59.

Sementara itu, area support pertama berada di kisaran 7.490,40 dan support kedua di 7.395,13. Pergerakan indeks yang berada di bawah area support tersebut menempatkan indeks mendekati support berikutnya di sekitar 7.290,17.

Perhitungan pivot berbasis Fibonacci juga menunjukkan struktur yang relatif serupa. Level pivot berada di 7.595,36 dengan resistance pertama di 7.671,85 dan resistance kedua di 7.719,10. Pada sisi bawah, area support pertama berada di 7.518,87 dan support kedua di sekitar 7.471,62.

Sementara itu, pendekatan Camarilla menunjukkan pivot di area yang sama yaitu sekitar 7.595 dengan resistance pertama di 7.604,04 dan resistance berikutnya di 7.622,40. Area support menurut metode ini berada di kisaran 7.567,33 hingga 7.530,62.

Dengan posisi indeks saat ini di sekitar 7.321, IHSG berada di bawah sebagian besar area support yang dihitung dari berbagai metode pivot tersebut. Posisi ini menunjukkan tekanan jual yang relatif kuat pada sesi pertama perdagangan.

Struktur Pergerakan Harga

Struktur pergerakan harga pada grafik harian juga menunjukkan bahwa indeks telah bergerak turun secara tajam sejak pertengahan Februari setelah sebelumnya berada di area atas kisaran 9.000. Dalam beberapa pekan terakhir, indeks bergerak membentuk rangkaian koreksi yang membawa harga turun secara bertahap menuju area 7.300.

Pergerakan intraday pada sesi pertama menunjukkan bahwa tekanan jual sempat membawa indeks turun hingga mendekati area 7.150 sebelum terjadi sedikit stabilisasi menjelang akhir sesi pertama.

Jika melihat struktur teknikal jangka pendek, area 7.290 hingga 7.300 menjadi salah satu zona yang sedang diuji oleh pergerakan indeks saat ini. Zona tersebut berada tidak jauh dari level support ketiga pada pivot klasik yang berada di sekitar 7.290.

Apabila indeks mampu bertahan di atas area tersebut pada sesi kedua, pergerakan intraday berpotensi bergerak kembali menuju area 7.390 hingga 7.490 yang merupakan zona support sebelumnya sekaligus menjadi area reaksi harga pada sesi pertama.

Namun apabila tekanan jual berlanjut dan indeks kembali menembus area 7.290 secara konsisten, maka ruang pergerakan ke bawah masih terbuka menuju area terendah intraday yang terbentuk sebelumnya di sekitar 7.156.

Pergerakan pada sesi kedua akan menjadi penentu apakah area support tersebut mampu menahan tekanan jual atau justru menjadi titik lanjutan koreksi yang lebih dalam. Dengan volatilitas yang masih tinggi pada sesi pertama, arah pergerakan indeks pada paruh kedua perdagangan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika transaksi yang terjadi di sekitar area support saat ini.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.