Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Khidmah untuk Umat: Kisah Kader NU Jadi Ujung Tombak Penanganan Bencana di Pante Lhong Bireuen

Khidmah untuk Umat: Kisah Kader NU Jadi Ujung Tombak Penanganan Bencana di Pante Lhong Bireuen

khidmah-untuk-umat:-kisah-kader-nu-jadi-ujung-tombak-penanganan-bencana-di-pante-lhong-bireuen
Khidmah untuk Umat: Kisah Kader NU Jadi Ujung Tombak Penanganan Bencana di Pante Lhong Bireuen
service

Bireuen, NU Online

Menjadi seorang pemimpin desa (Kepala Desa) bukan sekadar jabatan administratif bagi Murjal, seorang kader Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bireuen. Baginya, mandat tersebut adalah bentuk khidmah (pengabdian) tanpa batas, terutama saat ujian melanda warganya.

Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, baru-baru ini terdampak bencana yang menyisakan kesulitan bagi masyarakat setempat. Di tengah situasi sulit tersebut, Murjal turun langsung ke lapangan, memastikan setiap warganya terdampingi dengan baik.

Sebagai sosok yang ditempa dalam tradisi organisasi NU, Murjal menerapkan prinsip kemaslahatan umat dalam memimpin desanya. Saat bencana melanda Pante Lhong, ia segera mengonsolidasikan seluruh perangkat desa dan relawan untuk melakukan langkah-langkah darurat.

“Sebagai kader NU, saya diajarkan untuk hadir di saat umat membutuhkan. Musibah yang menimpa warga Pante Lhong adalah duka kami juga. Fokus utama kami adalah memastikan bantuan sampai dengan cepat dan tepat sasaran,” ujar Murjal.

Kehadirannya di tengah warga, mulai dari pendataan rumah yang rusak hingga mendampingi distribusi bantuan, memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang berduka.

Tak hanya soal bantuan fisik, Murjal juga aktif memberikan penguatan mental bagi warga. Gaya bicaranya yang merangkul khas santri membuatnya mampu meredam kepanikan warga pasca-bencana. Ia menjadi penghubung efektif antara pemerintah daerah, lembaga bantuan, dan masyarakat desa.

Aksi nyata yang ditunjukkan oleh Murjal di Pante Lhong dianggap sebagai implementasi dari instruksi PBNU agar setiap kader NU memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya (nafa’ li ghairihi). Ketangguhan dan kesigapannya dalam menghadapi bencana menjadi inspirasi bagi kader-kader muda NU lainnya di Kabupaten Bireuen.

Meski tantangan pemulihan pasca-bencana masih berat, sosok pemimpin yang mau “berbasah-basahan” seperti Murjal menjadi harapan bagi bangkitnya kembali kemandirian warga Desa Pante Lhong.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.