Moskow (ANTARA) – Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada pekan ini berencana mengumumkan pembentukan koalisi beberapa negara untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, menurut laporan Wall Street Journal mengutip beberapa pejabat AS.
Menurut sumber, para pejabat masih mendiskusikan kapan operasi tersebut akan dimulai: sebelum atau setelah berakhirnya permusuhan di wilayah tersebut.
Menteri Energi AS Chris Wright sebelumnya mengatakan bahwa militer AS dapat mulai mengawal kapal komersial melintasi Selat Hormuz paling cepat pada akhir Maret, seraya mencatat bahwa Angkatan Laut AS saat ini tidak memiliki kemampuan tersebut.
Seiring meningkatnya konflik di sekitar wilayah Iran, pengiriman melintasi Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global, praktis terhenti.
Sementara, perusahaan asuransi mulai menaikkan premi dan meninjau jangkauan perlintasan di tengah ancaman keamanan yang terus meningkat.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: AS jajaki operasi multinasional untuk amankan Selat Hormuz
Baca juga: Trump desak China hingga Prancis kirim kapal perang ke Selat Hormuz
Penerjemah: Katriana
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.