Ditulis oleh Pramirvan Datu •
KABARBURSA.COM – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur pada ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta, mulai pukul 10.30 WIB.
Kebijakan ini diambil berdasarkan diskresi Kepolisian RI sebagai respons terhadap lonjakan volume kendaraan pada fase arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026, khususnya menuju kawasan Ibu Kota.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menuturkan bahwa penerapan skema lalu lintas tersebut bersifat dinamis. Penyesuaian dilakukan secara situasional, mengikuti perkembangan kondisi di lapangan guna menjaga ritme pergerakan kendaraan tetap lancar.
Menurutnya, contraflow menjadi instrumen taktis untuk mereduksi kepadatan yang kerap mengemuka pada periode arus balik. Koordinasi intensif antara JTT dan Kepolisian terus dilakukan, disertai pemantauan real-time terhadap arus kendaraan. Bila diperlukan, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan kembali.
Di sisi lain, JTT juga mengingatkan para pengguna jalan tol Trans Jawa agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Pengemudi diminta menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi optimal, serta mempersiapkan saldo uang elektronik yang memadai sebelum memasuki jalan tol.
Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas juga menjadi faktor krusial dalam menjaga keselamatan bersama. Disiplin berkendara bukan sekadar imbauan, melainkan kebutuhan.
Untuk memperoleh pembaruan informasi lalu lintas secara aktual, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy maupun layanan One Call Center Jasa Marga yang beroperasi selama 24 jam melalui nomor 133.(*)





Comments are closed.