Ditulis oleh Hutama Prayoga •
KABARBURSA.COM – Indonesia dan Australia telah membahas penguatan kerja sama ekonomi, khususnya dalam peningkatan produktivitas, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan ekonomi kedua negara.
Pembicaraan itu terjadi setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan Chair of Australian Productivity Commission Danielle Wood serta Duta Besar Australia untuk Indonesia di Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026.
Airlangga menekankan di tengah dinamika global saat ini, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan.
“Seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar dia dalam keterangannya dikutip, Minggu, 29 Maret 2026.
Salah satu agenda strategis yang diidentifikasi untuk segera dikembangkan adalah implementasi kajian kebijakan Pemerintah Indonesia terkait penerapan e-Government.
Inisiatif tersebut dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, bahkan di tengah kebijakan efisiensi yang tengah diberlakukan.
Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PROSPERA. Pada fase kedua program tersebut, Pemerintah Indonesia menyambut baik keterlibatan Australian Productivity Commission, khususnya dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendukung reformasi kebijakan dan peningkatan produktivitas nasional.
Ia menyebut fi bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
“Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” ungkapnya.
Di samping itu, Airlangga menyoroti urgensi reformasi perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas nasional, serta berharap isu tersebut dapat menjadi fokus dalam implementasi PROSPERA Phase II.
Sementara itu, Chair Wood menyampaikan kesiapan Australia untuk memperkuat kerja sama dalam peningkatan kapasitas sektor layanan publik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan. (*)





Comments are closed.