Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. PLTA Saguling, Si “Backbone” Sistem Kelistrikan di Jawa-Bali yang Berbasis Energi Bersih

PLTA Saguling, Si “Backbone” Sistem Kelistrikan di Jawa-Bali yang Berbasis Energi Bersih

plta-saguling,-si-“backbone”-sistem-kelistrikan-di-jawa-bali-yang-berbasis-energi-bersih
PLTA Saguling, Si “Backbone” Sistem Kelistrikan di Jawa-Bali yang Berbasis Energi Bersih
service

6 April 2026 19.00 WIB • 2 menit

PLTA Saguling, Si “Backbone” Sistem Kelistrikan di Jawa-Bali yang Berbasis Energi Bersih


Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling adalah pembangkit listrik bertenaga air yang ramah lingkungan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. PLTA Saguling memanfaatkan arus Sungai Citarum, sungai terpanjang di Jawa Barat.

Beroperasi sejak 1985, PLTA Saguling atau PLTA Saguling Power Generation and O&M Services Unit (POMU) terletak di Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, atau sekitar 30 km dari sebelah barat Kota Bandung.

PLTA ini memiliki kapasitas 700 MW dengan didukung oleh empat unit turbin dengan kapasitas masing-masing 175 MW. Waduk yang digunakan untuk membendung air untuk operasional PLTA Saguling memiliki luas genangan sekitar 5.606 (pada kapasitas penuh).

PLTA Saguling berkontribusi sekitar 2,7 persen dari sistem kelistrikan Jawa-Bali yang memiliki total kapasitas 27.700 MW. Lebih dari itu, pembangkit ini juga berperan sebagai penstabil frekuensi sistem jika terjadi perubahan frekuensi akibat gangguan jaringan.

PLTA Saguling, Si Backbone Kelistrikan di Jawa-Bali

Kawan GNFI, PLTA Saguling merupakan backbone alias tulang punggung sistem kelistrikan di Jawa-Bali yang berbasis energi bersih. PLTA ini menjadi pendukung beban puncak sistem kelistrikan Jawa-Bali.

PLTA Saguling berperan penting untuk menjaga kestabilan frekuensi dan keandalan sistem kelistrikan di Jawa-Bali. PLTA ini menghasilkan energi listrik dari energi terbarukan, yakni air, yang mendukung target Net Zero Emission Indonesia.

Yang menarik, PLTA Saguling mampu menghidupkan kembali sistem kelistrikannya secara mandiri saat terjadi pemadaman total atau blackout. Pembangkit ini menjadi salah satu pembangkit yang bisa dioperasikan sebagai back start, karena durasi start yang cepat—sekitar 15 menit saja untuk sinkron ke jaringan. Bahkan, PLTA ini juga berperan menjadi pengisian tegangan untuk menopang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya.

Melansir dari situs resmi PT PLN (Persero), PLTA Saguling merupakan pembangkit EBT (energi baru terbarukan) dengan biaya produksi yang rendah. Saat ini, pengelolaannya dilakukan di bawah PT PL Indonesia Power UBP Saguling.

PLTA Saguling juga berkontribusi besar dalam konservasi air, irigasi, dan pemenuhan kebutuhan air baku untuk masyarakat. Bahkan, PLN juga membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Saguling yang memiliki kapasitas 92 MWp untuk mendukung pemanfaatan energi hijau bagi masyarakat sekitar.

PLTS ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sesuai dengan Peraturan Presiden No.109 Tahun 2020. Meskipun berada di area waduk yang berfungsi untuk menunjang PLTA Saguling, total area waduk yang digunakan untuk PLTS hanya berkisar lima persen saja, sehingga tidak mengganggu fungsi utama waduk sebagai fasilitas irigasi dan PLTA.

Kawan GNFI, PLTA Saguling sejatinya adalah bagian dari sistem kaskade Sungai Citarum bersama dengan Waduk Cirata dan Jatiluhur. Selain menghasilkan energi bersih, kawasan ini juga menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Bandung Barat.

Fungsi Penting PLTA Saguling

Disadur dari Info Gatrik yang dikelola oleh Kemeterian Energi dan Sumber Daya Mineral, PLTA Saguling memiliki tiga fungsi penting, yakni sebagai baseload, stabiliser, dan mengurangi emisi karena menggunakan energi baru terbarukan.

Lebih lanjut, listrik ramah lingkungan yang dihasilkan PLTA Saguling akan disalurkan melalui Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET) Saguling. Listrik ini kemudian bakal diinterkoneksikan ke jaringan se-Jawa dan Bali melalui Saluran Utama Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV.

PLTA ini memasok kebutuhan listrik di area Cibinong, Cirata, dan Bandung Selatan. Namun, saat terjadi kendala listrik, PLTA Saguling akan dialihkan ke jaringan Jawa dan Bali.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.