Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Walhi Nilai PSN Bukan Solusi, Justru Percepat Deforestasi dan Rampas Ruang Hidup Rakyat

Walhi Nilai PSN Bukan Solusi, Justru Percepat Deforestasi dan Rampas Ruang Hidup Rakyat

walhi-nilai-psn-bukan-solusi,-justru-percepat-deforestasi-dan-rampas-ruang-hidup-rakyat
Walhi Nilai PSN Bukan Solusi, Justru Percepat Deforestasi dan Rampas Ruang Hidup Rakyat
service

Jakarta, NU Online

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyoroti kebijakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digadang-gadang jadi motor pembangunan justru mempercepat deforestasi dan merampas ruang hidup rakyat, khususnya di wilayah Papua.

Staf Penggalangan Dukungan Publik Walhi, Sandi Saputra Pulungan, menegaskan bahwa luas hutan Indonesia terus mengalami penyusutan dari waktu ke waktu. Ia menyebut, selain ekspansi industri tambang, kebijakan PSN menjadi faktor lain yang memperparah kerusakan hutan.

“Semakin hari hutan kita semakin berkurang. Kita tahu selain kebijakan-kebijakan tambang, ada juga kebijakan PSN yang mengancam hutan atau rimba yang ada, seperti di daerah Papua,” ujarnya ujarnya saat ditemui NU Online setelah Aksi Damai Hari Bumi di depan gerbang DPR RI, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, pelaksanaan PSN di Merauke, Papua menjadi contoh nyata bagaimana kebijakan pembangunan justru berujung pada perampasan ruang hidup rakyat lokal. Ia menilai proyek tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup rakyat.

“PSN di Merauke, Papua itu hutan dibuat PSN tebu justru merampas ruang dan sumber kehidupan masyarakat ada di sana. Di saat kondisi bumi kita sedang kacau begini, di saat krisis iklim yang sedang melaju sangat cepat, satu sisi pemerintah membuat kebijakan PSN yang justru menebang pohon atau mengalih fungsikan pohon atau hutan yang ada di Papua,” katanya.

“Buat kita itu yang sangat bertolak belakang dengan kondisi bumi, dengan kondisi di Indonesia sekarang terkait dengan kebijakan PSN tersebut,” lanjut Sandi.

Walhi menilai kebijakan yang merusak lingkungan tidak bisa dilihat secara parsial. Sandi menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang berdampak pada kerusakan ekologis harus segera dihentikan dan dievaluasi secara menyeluruh.

“Semua kebijakan yang merusak lingkungan hidup atau merusak ekologis, ya buat kita itu yang harus disegera diselesaikan oleh pemerintah. Artinya bukan cuma tambang, bukan cuma PSN, semua kebijakan yang merusak ekosistem, ekologis, lingkungan hidup itu yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Walhi bersama rakyat terdampak telah menempuh jalur hukum sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan tersebut. Gugatan bahkan telah diajukan ke Mahkamah Konstitusi oleh tokoh-tokoh masyarakat adat dari Papua.

“Secara umum, selama kebijakannya tidak berpihak terhadap ekologi, terhadap lingkungan, terhadap rakyat, atau justru merampas sumberan kehidupan rakyat, selama itu juga walhi akan selalu menolak,” tegas Sandi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.