Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Unpad Nonaktifkan Guru Besar yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi

Unpad Nonaktifkan Guru Besar yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi

unpad-nonaktifkan-guru-besar-yang-diduga-lakukan-pelecehan-ke-mahasiswi
Unpad Nonaktifkan Guru Besar yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi
service

Jakarta

Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di institusi pendidikan, Bunda. Kali ini melibatkan guru besar dari Universitas Padjajaran (Unpad).

Seorang Guru Besar Fakultas Keperawatan (FKep) dengan inisial IY diduga melakukan pelecehan seksual pada mahasiswinya. Atas laporan tersebut, Unpad telah mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan IY.

“Unpad segera mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh kegiatan akademik,” kata Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dalam keterangan resmi, pada Rabu (16/4/26).

Tak hanya itu, Unpad juga akan membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus dugaan pelecehan seksual ini. Investigasi melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unpad dan unsur senat fakultas.

Bila hasil investigasi membuktikan bahwa IY telah melakukan tindakan kekerasan seksual, maka Unpad akan menjatuhkan sanksi lainnya. Sanksi diberikan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Unpad akan konsisten melakukan proses pembuktian dan penindakan kekerasan sesuai dengan perundang-undangan, dan memprioritaskan kepentingan dan keselamatan pihak yang menjadi korban. Itu berlaku untuk semua warga Unpad, termasuk dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan,” ungkap Arief.

“Unpad akan selalu memperhatikan prosedur pembuktian dengan seksama melalui perangkat yang ada agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, walaupun titik keberpihakan Unpad adalah kepada korban,” sambungnya.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini pertama kali diketahui dari tangkapan layar perbincangan yang viral di media sosial. Pelaku kekerasan seksual secara verbal itu diduga adalah Guru Besar Fakultas Keperawatan (FKep) Unpad, inisial IY. Sementara korban diduga mahasiswi pertukaran di Unpad, Bunda.

Investigasi terkait dugaan pelecehan seksual ini tampaknya tak hanya dilakukan oleh pihak kampus. Kasus ini dilaporkan telah sampai ke pihak berwajib.

Lantas, seperti apa penyelidikan polisi terkait kasus viral ini?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.