Thu,14 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Hari Kartini, Sejumlah Perempuan Sampaikan Harapan hingga Soroti Tantangan Dunia Kerja

Hari Kartini, Sejumlah Perempuan Sampaikan Harapan hingga Soroti Tantangan Dunia Kerja

hari-kartini,-sejumlah-perempuan-sampaikan-harapan-hingga-soroti-tantangan-dunia-kerja
Hari Kartini, Sejumlah Perempuan Sampaikan Harapan hingga Soroti Tantangan Dunia Kerja
service

Jakarta, NU Online

Sejumlah perempuan dari berbagai latar belakang dan profesi menyampaikan harapannya dalam Peringatan Hari Kartini, di kawasan Monumen Nasional (Monas), pada Selasa (21/4/2026).

Salah satu pengunjung Monas yang ditemui NU Online, Atik (46), seorang perempuan pegawai BUMN yang ditemui NU Online, memaknai Peringatan Hari Kartini dengan mencontoh semangat atau menjadikan RA Kartini sebagai motivasi baginya di lingkungan kerja.

Menurutnya, menjadi perempuan bukanlah hal mudah. Meskipun sudah berusaha dan hampir berhasil, terkadang harus mundur. Namun, hal itu bukan alasan untuk berhenti, melainkan tetap maju dan mencoba lagi.

“Nilai-nilai yang dapat diambil seperti moto beliau, habis gelap, terbitlah terang. Jangan menyerah kalau belum mencoba. Kadang kita sudah mencoba di tengah jalan, tapi gagal. Padahal harusnya maju melangkah, mudah-mudahan ke depannya ada perubahan,” ujarnya.

Atik berharap, perempuan Indonesia mendapat lebih banyak kesempatan kerja. Menurutnya, kemampuan perempuan tidak kalah dari laki-laki dan bahkan bisa melakukan banyak hal sekaligus. Ia pun berpesan agar generasi muda tetap kuat dan tidak mudah menyerah, seperti semangat RA Kartini.

Sementara itu, Suster Bonifasia, Sororum Franciscalium ab Immaculata Conceptione a Beata Matre Dei (SFIC) menyebut bahwa RA Kartini menjadi sosok teladan yang berani berpendapat.

“Kartini menginspirasi untuk menjadi perempuan yang berani dalam menyuarakan hak dan kewajiban kita sebagai perempuan,” ujarnya.

Ia menilai kepribadian yang mandiri, bijaksana,
dan selalu memberikan yang terbaik terlebih bagi diri sendiri, keluarga, komunitas, serta untuk bangsa dan negara, tidak terlepas dari motivasi Kartini.

Menurutnya, setiap perempuan bisa menjadi “Kartini” di zamannya. Sebuah pengingat bahwa perempuan bisa berperan dengan kemampuan yang dimiliki sekarang.

Ia juga mengatakan perempuan masih sering dipandang sebelah mata dan dianggap lebih lemah dari laki-laki. Tapi, perempuan tetap bisa jadi kuat, tangguh, dan kreatif, seperti semangat RA Kartini.

Sejalan dengan itu, pengunjung lain asal Lampung, Widya (29), menyampaikan bahwa RA Kartini adalah tokoh perempuan Indonesia yang memperjuangkan hak terkhusus pendidikan. Ia menekankan arti kemandirian bagi perempuan dan berbagai tantangan yang mungkin dihadapi.

“Jadi perempuan harus mandiri, terlebih tidak semua beruntung atau faktor ekonomi, kemudian itu yang menjadikan kita tidak sekedar hanya memperingati hari Kartini dengan berkebaya saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk tidak lupa akan identitas sebagai perempuan Indonesia dan bisa saja dengan berkebaya, sudah sepatutnya untuk melestarikan budaya pula. Lebih lanjut ia menyebut, tantangan hari ini ialah minimnya literasi.

“Jika hari ini perempuan tidak mau membaca, Kartini tidak akan membersamai kita. Setidaknya punya semangat dalam belajar, hari ini sudah merdeka, kita punya ruang pendidikan yang men-support, untuk mendapat pendidikan tinggi di Indonesia,” tambahnya.

Ia berharap, tumbuh Kartini-Kartini muda yang berani, semangat berkarya, dan tentunya untuk kembali mendapatkan hak-hak perempuan ke depannya.

Kontributor: Nisfatul Laila

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.