Jakarta, Arina.id—Kementerian Haji dan Umroh menyiapkan 177 Hotel di Mekkah untuk Jemaah Haji Indonesia 2026 atau 1447 Hijriyah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Ihsan Faisal membeberkan, dari 117 hotel tersebut terdapat pula lima hotel cadangan yang juga disiapkan.
“Setiap negara wajib menyiapkan hotel cadangan sebanyak 1%, kita ada lima hotel cadangan di wilayah Syishah,” kata Ihsan dalam keterangannya dikutip Arina.id, Senin (27/4).
Menurut Ihsan, 177 hotel utama untuk jemaah ini tersebar di 10 sektor, yaitu wilayah Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, dan Aziziyah. Hotel-hotel ini dilengkapi sejumlah fasilitas, termasuk mesin cuci dan jemuran.
Hotel cadangan untuk jemaah haji Indonesia di Mekkah semua di Syishah karena wilayahnya strategis dan dekat dengan jamarot.
Hal ini juga diharapkan memperlancar skema tanazul yang rencana dioptimalkan pada musim haji tahun ini.
Untuk diketahui, kuota jamaah haji Indonesia 2026 ditetapkan sebanyak 221.000 jamaah. Mereka terdiri dari 203.320 reguler dan 17.680 khusus. Pemberangkatan dibagi menjadi 525 kloter yang dilayani oleh Garuda Indonesia (277 kloter) dan Saudia Airlines (248 kloter), dengan jadwal gelombang 1 ke Madinah (22 April-6 Mei 2026) dan gelombang 2 ke Jeddah (7-21 Mei 2026).
Fasilitas Hotel
Salah satu hotel yang menjadi tempat menginap jemaah haji sekaligus petugas penyelengara Ibadah Haji (PPIH) adalah Hotel Emaar Al Taqwa yang berada di sektor 2 Wilayah Syisyah, Kota Mekkah.
Hotel dengan fasilitas setara hotel bintang 4 ini berjarak 3,5 Km dari Masjidil Haram. Hotel ini terdiri dari 15 lantai dengan jumlah kamar sebanyak 690. Setiap kamar dapat ditinggali 3-4 jemaah dan mampu menampung 2.646 jemaah.





Comments are closed.