
Foto: Freepik/ ijeab
Teknologi.id – Google Drive telah menjadi layanan penyimpanan berbasis cloud yang sangat krusial bagi produktivitas digital. Melalui layanan ini, pengguna dapat menyimpan dokumen, foto, hingga video secara online dan mengaksesnya kapan saja. Setiap akun Google secara standar mendapatkan kuota penyimpanan gratis sebesar 15 GB.
Namun, seiring berjalannya waktu, kapasitas tersebut sering kali mencapai batas maksimum. Kondisi ini membuat pengguna tidak bisa lagi mengunggah dokumen atau menerima email baru. Banyak pengguna bingung mengapa penyimpanan mereka cepat habis, padahal merasa tidak terlalu banyak menyimpan file di Drive.
Baca juga: 4 Cara Melihat Pesan WhatsApp yang Sudah Dihapus, Ternyata Masih Bisa Dibaca
Memahami Sistem Google One
Perlu diingat bahwa penyimpanan 15 GB tersebut tidak berdiri sendiri untuk Google Drive saja. Google menerapkan sistem “Google One” yang berbagi kuota antara Google Drive, Gmail, dan Google Photos. Jika penyimpanan terasa penuh, ada kemungkinan besar penyebabnya adalah tumpukan email di Gmail atau ribuan foto dan video di Google Photos, bukan sekadar file di Drive.
Selain itu, kendala “sudah dihapus tapi penyimpanan tetap penuh” merupakan masalah klasik. Data yang dihapus tidak langsung hilang, melainkan berpindah ke folder “Sampah” (Trash). Data tersebut tetap memakan ruang hingga 30 hari ke depan, kecuali pengguna mengosongkan folder tersebut secara manual.
Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk mengosongkan penyimpanan Anda:
1. Membersihkan File Besar di Google Drive
- Langkah pertama adalah meninjau file di Drive yang mungkin berukuran jumbo.
- Buka akun Google Drive melalui peramban desktop.
- Klik menu Storage di sisi kiri layar.
- Klik Storage used di bagian kanan atas untuk mengurutkan file dari ukuran terbesar ke terkecil.
- Pilih file yang sudah tidak terpakai, lalu klik ikon Delete (tempat sampah).
Penting: Segera menuju folder Trash di menu sebelah kiri dan klik Empty Trash untuk menghapus file secara permanen agar ruang penyimpanan kembali lega.
2. Mengelola Kapasitas Gmail
Email dengan lampiran besar sering kali menjadi penyumbang utama penuhnya kuota. Anda bisa menyaringnya dengan trik pencarian khusus:
- Masuk ke akun Gmail Anda.
- Pada kolom pencarian, ketik: has:attachment larger:10MB. Perintah ini akan menampilkan seluruh email yang memiliki lampiran lebih besar dari 10 MB.
- Centang email yang ingin dihapus, lalu klik ikon Delete.
- Jangan lupa untuk masuk ke folder Trash di samping kiri layar dan pilih Empty trash now.
3. Membersihkan Email Spam
Banyak pengguna yang jarang memeriksa folder Spam, padahal email-email ini tetap memakan ruang penyimpanan.
- Buka akun Gmail dan pilih folder Spam di menu sebelah kiri.
- Klik opsi Delete all spam messages now yang tersedia di bagian atas daftar pesan.
- Konfirmasi dengan klik OK.
Baca juga: Google Meet Perluas Fitur Take Notes AI, Kini Bisa Catat Rapat Online dan Offline
4. Menghapus Foto dan Video di Google Photos
Jika Anda sering melakukan sinkronisasi otomatis, Google Photos bisa menjadi “penyedot” kuota yang paling besar.
- Buka situs Google Photos dan masuk ke akun Anda.
- Pilih foto atau video yang dirasa tidak penting, seperti tangkapan layar (screenshot) atau konten duplikat. Anda bisa memilih banyak file sekaligus agar proses lebih cepat.
- Klik ikon Tempat sampah untuk menghapus.
- Setelah itu, buka folder Trash di Google Photos.
- Klik Empty Trash di pojok kanan atas, lalu konfirmasi sekali lagi untuk menghapus seluruh file secara permanen.
Dengan melakukan pembersihan rutin di empat layanan tersebut, Anda dapat mengoptimalkan kembali kapasitas penyimpanan 15 GB milik Anda. Jika langkah-langkah di atas tetap tidak cukup, mungkin sudah saatnya Anda mempertimbangkan untuk berlangganan layanan Google One dengan kapasitas yang lebih besar.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(yna/sa)





Comments are closed.