
Foto: WABetaInfo
Teknologi.id – Perusahaan induk WhatsApp, Meta, secara resmi mengonfirmasi uji coba layanan berlangganan opsional baru yang diberi nama WhatsApp Plus (WhatsApp+). Pada gelombang pertama ini, layanan yang menawarkan sejumlah fitur kustomisasi premium tersebut mulai digulirkan kepada sebagian pengguna di kawasan Eropa.
Uji coba paket berlangganan ini pertama kali diungkap oleh konsultan media sosial Matt Navarra dan kemudian dibenarkan oleh manajemen Meta. Kepada TechCrunch, juru bicara Meta menyatakan bahwa langganan baru ini dirancang khusus bagi pengguna yang menginginkan opsi lebih banyak untuk mengatur dan mempersonalisasi pengalaman aplikasi mereka.
Langkah uji coba terbatas ini dilakukan Meta untuk mengumpulkan masukan langsung dari pengguna terkait nilai tambah dari fitur berbayar yang sedang dikembangkan.
Fungsi Utama Tetap Gratis
Menanggapi potensi kekhawatiran dari basis penggunanya, Meta menegaskan bahwa kehadiran paket berlangganan ini tidak akan merombak pengalaman dasar WhatsApp. Seluruh fungsi utama aplikasi akan tetap dapat diakses secara gratis oleh semua pengguna tanpa terkecuali.
Layanan komunikasi esensial seperti berkirim pesan teks, panggilan suara dan video, hingga sistem perlindungan privasi enkripsi end-to-end tidak akan dikunci di balik sistem berbayar. WhatsApp Plus diposisikan murni sebagai layanan pelengkap yang berfokus pada aspek kosmetik dan modifikasi antarmuka aplikasi.
Baca juga: Hati-hati Menghapus File Msgstore WhatsApp, Ini Risikonya
Daftar Fitur Premium WhatsApp Plus

Foto: pixabay.com
Berdasarkan laporan dari situs pelacak pembaruan aplikasi WABetaInfo, paket langganan ini memberikan kebebasan lebih bagi pengguna dalam mengatur antarmuka. Berikut adalah enam keistimewaan teknis yang didapatkan oleh pelanggan WhatsApp Plus:
-
Sematkan (Pin) 20 Obrolan: Jika pada versi gratis pengguna dibatasi hanya dapat menyematkan 3 obrolan, pelanggan WhatsApp Plus mendapat peningkatan kapasitas yang signifikan untuk menyematkan hingga 20 obrolan penting di halaman utama.
-
18 Warna Tema Baru: Pengguna dapat mengganti warna hijau bawaan aplikasi dengan 18 pilihan warna eksklusif. Opsi yang tersedia meliputi Vibrant Blue, Royal Purple, Deep Navy, Forest Green, Sunset Orange, hingga Burgundy.
-
14 Pilihan Ikon Aplikasi: Ikon WhatsApp di layar beranda ponsel dapat diubah sesuai selera dengan 14 desain khusus. Pilihannya mencakup gaya klasik, efek glitter, cahaya biru, tema kosmik, tekstur tanah liat, efek berbulu ungu, hingga desain minimalis hitam-putih dengan kontras tinggi.
-
10 Nada Dering Eksklusif: Tersedia tambahan 10 nada dering premium yang dirancang untuk membedakan notifikasi pelanggan berbayar dengan pengguna reguler.
-
Kustomisasi Daftar (List) Obrolan: Fitur ini membebaskan pengguna untuk mengatur tema, nada notifikasi, dan nada dering secara bersamaan untuk beberapa daftar obrolan sekaligus.
-
Stiker Animasi Overlay: Pelanggan mendapat akses ke stiker premium dengan efek animasi yang memenuhi layar ruang obrolan (overlay). Efek animasi stiker ini dirancang agar tetap dapat dilihat oleh penerima pesan, sekalipun penerima tersebut bukan pelanggan WhatsApp Plus.
Baca juga: Cara Telepon Nomor Baru di WhatsApp Tanpa Simpan Kontak
Bocoran Biaya Langganan dan Ketersediaan
Hingga saat ini, Meta belum mengumumkan harga resmi WhatsApp Plus untuk skala global. Namun, WABetaInfo membocorkan bahwa tarif berlangganan bulanan di wilayah Eropa diperkirakan berada di kisaran 2,49 Euro (sekitar Rp50.000).
Harga tersebut diprediksi akan disesuaikan (localized pricing) dan bisa menjadi jauh lebih murah di negara lain bergantung pada regulasi pasar setempat. Sebagai perbandingan, tarif uji coba di Pakistan dilaporkan dipatok sebesar 229 PKR (sekitar Rp14.000).
Saat ini, layanan WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba beta terbatas dan baru didistribusikan untuk sebagian pengguna perangkat Android. Pihak perusahaan merencanakan penyebaran fitur ini secara bertahap ke lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)





Comments are closed.