Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Cuaca Panas Terik, Ini 9 Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Tumbang dan Tetap Fit

Cuaca Panas Terik, Ini 9 Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Tumbang dan Tetap Fit

cuaca-panas-terik,-ini-9-tips-menjaga-kesehatan-agar-tidak-tumbang-dan-tetap-fit
Cuaca Panas Terik, Ini 9 Tips Menjaga Kesehatan Agar Tidak Tumbang dan Tetap Fit
service

Jakarta

Cuaca panas yang terik bisa memicu masalah kesehatan serius, seperti kelelahan hingga kekurangan cairan atau dehidrasi. Dalam beberapa waktu terakhir, sebagian wilayah Indonesia juga dilanda kondisi suhu panas yang terik, Bunda.

Menanggapi fenomena ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa suhu udara di Jabodetabek memang mengalami peningkatan signifikan. Prakirawan Cuaca BMKG, Rira Damanik, menuturkan bahwa suhu maksimum terpantau mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius, terutama di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.

“Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca cerah mendominasi sejak pagi hingga siang hari, sehingga suhu terasa cukup terik,” ujar Rira kepada detikcom Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi panas dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah posisi semu matahari yang berada di sekitar khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran matahari di wilayah Indonesia sedang berada pada titik maksimum.

Selain itu, minimnya tutupan awan turut memperparah kondisi. Langit yang cenderung cerah membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan.

Faktor lain adalah dominasi angin timuran yang berasal dari Australia. Angin ini bersifat kering dan menghambat pembentukan awan, khususnya di wilayah selatan ekuator, termasuk Jabodetabek.

Penyakit akibat cuaca panas

Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, cuaca panas yang ekstrem dapat meningkatkan beberapa penyakit tertentu. Berikut di antaranya:

  • Dehidrasi, heatstroke dan iritasi kulit yang ditandai dengan kelelahan, kulit kering serta warna air kencing yang keruh.
  • Sakit Kepala Sebelah (Migrain) akibat terpapar panas matahari ataupun terpapar polusi yang berlebihan.
  • Panas dalam akibat kondisi cuaca yang panas dan diperparah dengan asupan makanan yang kurang tepat, seperti gorengan atau makanan pedas.
  • Demam tinggi akibat paparan sinar matahari, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat. Apabila tidak mendapatkan penanganan, akan berbahaya dan merusak otak serta organ-organ vital di dalam tubuh.

Gejala yang perlu diwaspadai

Adapun beberapa gejala akibat cuaca panas yang perlu Bunda waspadai agar segera memberikan penanganan yang tepat. Berikut di antaranya:

  • Keringat berlebih
  • Kulit terasa panas dan kering
  • Rasa berdebar atau jantung terasa berdetak lebih cepat
  • Kulit terlihat pucat
  • Kram pada kaki maupun abdomen
  • Mual, muntah, pusing
  • Urine yang sedikit dan berwarna kuning pekat

Di tengah cuaca panas yang ekstrem, Bunda masih bisa menjalani aktivitas dengan menjaga kesehatan tubuh. Berikut beberapa cara pencegahan dari Kemenkes RI yang dapat dilakukan agar tubuh tidak tumbang dan tetap fit sepanjang hari:

  1. Cegah dehidrasi dengan minum air yang banyak. Jangan menunggu haus
  2. Hindari minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis
  3. Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung
  4. Memakai baju yang berbahan ringan dan longgar
  5. Hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas
  6. Sebisa mungkin berteduh di antara jam 11 pagi – 3 siang
  7. Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup
  8. Gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah
  9. Sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.

Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui terkait fenomena cuaca panas yang terik belakangan ini hingga cara pencegahan yang dapat dilakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.