Foto: CNN
Teknologi.id – Platform X secara resmi meluncurkan XChat, sebuah aplikasi pesan instan mandiri yang ditujukan bagi pengguna iPhone dan iPad. Peluncuran ini menandai langkah ekspansi strategis perusahaan di luar ranah media sosial untuk menantang aplikasi perpesanan yang telah mapan, seperti WhatsApp, Telegram, dan iMessage.
Saat ini, XChat baru tersedia di App Store untuk wilayah Amerika Serikat dan dapat diunduh pada perangkat yang menjalankan sistem operasi iOS 26.0 atau versi yang lebih baru. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat bertukar pesan secara privat dengan pengguna X lainnya tanpa harus membuka aplikasi media sosial utama.
Fokus pada Privasi dan Keamanan

Foto: CNBC
Pada peluncuran perdananya, XChat membawa standar fitur komunikasi seperti pesan pribadi, obrolan grup (group chat), panggilan audio dan video, hingga berbagi fail. Namun, nilai jual utama yang ditegaskan oleh perusahaan terletak pada aspek privasi penggunanya.
Berikut adalah sejumlah fitur privasi dan keamanan yang disematkan dalam XChat:
-
Enkripsi Penuh: Seluruh pesan dilindungi dengan sistem enkripsi end-to-end serta opsi pengamanan tambahan menggunakan PIN.
-
Bebas Iklan dan Pelacakan: Perusahaan mengeklaim bahwa aplikasi ini sepenuhnya bebas dari iklan dan tidak melakukan pelacakan terhadap aktivitas penggunanya.
-
Kontrol Pesan: Tersedia fitur pesan yang dapat hilang secara otomatis, serta opsi untuk mengedit atau menghapus pesan untuk semua peserta di dalam ruang obrolan.
-
Notifikasi Tangkapan Layar: Aplikasi dilengkapi dengan sistem notifikasi dan pemblokiran apabila ada pihak yang mencoba melakukan tangkapan layar (screenshot) pada percakapan.
Baca juga: Akun TikTok Elon Musk Tiba-Tiba Muncul, Terkait IPO SpaceX?
Integrasi Standar Desain iOS 26
Aplikasi yang telah melalui tahap uji coba beta sejak tahun lalu ini dirancang untuk memaksimalkan ekosistem Apple. Antarmuka navigasi hingga papan tik (keyboard) bawaan XChat telah disesuaikan dengan standar desain terbaru iOS 26.
Pengguna juga diberikan sejumlah opsi personalisasi antarmuka, meliputi:
-
Pengaturan mode terang dan gelap.
-
Manajemen izin pesan masuk.
-
Penyesuaian preferensi gestur geser kiri (swipe).
-
Pilihan kustomisasi ikon aplikasi.
Selain itu, XChat menyematkan sebuah tombol pintasan khusus yang memungkinkan pengguna untuk kembali secara langsung ke aplikasi utama X, menjaga kedua ekosistem tersebut tetap saling terhubung.
Baca juga: Elon Musk Prediksi AI Kalahkan Manusia dalam 3 Tahun, Benarkah?
Ketersediaan Publik dan Rencana Ekspansi
Pimpinan Desain X, Benji Taylor, menyatakan bahwa kehadiran aplikasi ini merupakan langkah awal perusahaan di sektor komunikasi privat. “Ini baru permulaan dari apa yang sedang kami bangun untuk dunia messaging,” ungkap Benji.
Meski telah dirilis untuk pengguna iOS di Amerika Serikat, pihak X belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran XChat untuk sistem operasi Android maupun rencana ekspansi ketersediaannya secara global.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)





Comments are closed.