
Foto: Education Week
Teknologi.id – Kebiasaan membuka ponsel atau handphone (HP) sesaat setelah bangun tidur telah menjadi fenomena umum di era digital. Namun, berbagai literatur dan pakar memperingatkan bahwa kebiasaan tersebut memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi psikologis dan produktivitas harian pengguna.
Sebuah riset yang dilakukan oleh lembaga International Data Corporation (IDC) pada tahun 2013 terhadap lebih dari 7.000 responden mengonfirmasi tingginya prevalensi kebiasaan ini. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa sebanyak 79 persen responden langsung membuka HP pada 15 menit pertama setelah mereka bangun tidur.
Dorongan Mencari Informasi
Mengapa kebiasaan ini begitu masif dilakukan? Dilansir dari Forbes, fenomena membuka HP saat baru terbangun umumnya didorong oleh keinginan pengguna untuk segera memeriksa media sosial serta mengetahui berita atau informasi terbaru. Kemampuan gawai dalam menyajikan arus informasi secara seketika (real-time) membuat pengguna mudah terpancing untuk terus terhubung dengan internet sejak menit pertama mereka membuka mata.
Baca juga: Susah Tidur? Ini Cara Cepat Tidur yang Terbukti Efektif Menurut Sains
Dampak Negatif Menurut Pakar

Foto: SLATE
Meski memberikan akses informasi yang cepat, rutinitas ini tidak disarankan. Dikutip dari Elite Daily, setidaknya terdapat tiga dampak buruk utama dari kebiasaan membuka HP sesaat setelah bangun tidur:
-
Memicu Stres dan Kecemasan: Informasi yang masuk ke layar HP di pagi hari sering kali tidak sesuai dengan ekspektasi atau berisi kabar yang memicu ketegangan. Selain itu, derasnya arus informasi di internet dapat menimbulkan rasa takut tertinggal informasi (Fear of Missing Out/FOMO), yang berujung pada kecemasan.
-
Mengacaukan Fokus Pikiran: Membaca tumpukan informasi saat kondisi otak dan tubuh belum tersadar sepenuhnya dapat memecah konsentrasi. Hal ini mengganggu kemampuan pengguna dalam menyusun prioritas aktivitas, sehingga ritme kerja atau kegiatan di hari tersebut menjadi kacau.
-
Menurunkan Produktivitas: Sebagai akibat dari fokus yang terganggu, pengguna cenderung terpaku menatap layar dan menggulir informasi dalam waktu yang lama. Pada akhirnya, pengguna berisiko melupakan tugas-tugas utama yang seharusnya diselesaikan pada pagi hari.
Baca juga: Waspada! Smartphone di Usia 12 Tahun Picu Depresi, Obesitas, dan Gangguan Tidur
Langkah Pencegahan
Untuk mencegah dampak buruk tersebut, pengguna disarankan untuk meminimalkan paparan gawai di pagi hari. Berikut adalah dua langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk menghentikan kebiasaan tersebut:
-
Mengaktifkan Mode Pesawat: Menyalakan fitur mode pesawat (airplane mode) saat tidur akan memutus koneksi internet seluler. Hal ini mencegah masuknya notifikasi aplikasi atau pesan baru yang kerap menjadi pemicu utama pengguna memeriksa HP di pagi hari.
-
Membangun Rutinitas Pagi: Mengganti waktu menatap layar dengan aktivitas fisik yang lebih bermanfaat, seperti berolahraga, menyiapkan sarapan, atau membersihkan kamar. Rutinitas ini efektif mengalihkan perhatian pengguna dari gawai.
Dengan membatasi penggunaan HP di 15 menit pertama setelah bangun tidur, pengguna diharapkan dapat memulai hari dengan pikiran yang lebih jernih, fokus yang terjaga, dan tingkat produktivitas yang lebih optimal.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)





Comments are closed.