Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. China pertahankan gelar Piala Thomas 2026 usai kalahkan Prancis

China pertahankan gelar Piala Thomas 2026 usai kalahkan Prancis

china-pertahankan-gelar-piala-thomas-2026-usai-kalahkan-prancis
China pertahankan gelar Piala Thomas 2026 usai kalahkan Prancis
service

Jakarta (ANTARA) – Tim bulu tangkis China kembali menegaskan dominasinya di panggung beregu putra dunia dengan mempertahankan gelar juara Piala Thomas 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor 3-1 pada laga final di Forum Horsens, Denmark, Minggu atau Senin WIB.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Meski di atas kertas unggul dalam sektor tunggal putra, China tetap harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit tim Prancis yang tampil sebagai kuda hitam sepanjang turnamen.

Partai pembuka langsung menyajikan duel ketat antara Shi Yu Qi melawan Christo Popov. Pemain nomor satu dunia itu dipaksa bermain hingga rubber game sebelum akhirnya mengamankan kemenangan 21-16, 16-21, 21-17 dalam waktu hampir satu setengah jam.

Shi tampil dominan pada gim pertama dengan variasi serangan yang membuat Popov kesulitan berkembang. Namun, pemain kidal Prancis itu bangkit di gim kedua lewat permainan depan net yang agresif. Pada gim penentuan, Shi menunjukkan ketenangan pada poin-poin krusial untuk membawa China unggul 1-0.

Prancis sempat membalas pada partai kedua melalui Alex Lanier yang tampil impresif saat menumbangkan Li Shi Feng dua gim langsung 21-13, 21-10. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Lanier atas Li, sekaligus menjaga asa tim “Negeri Mode”.

Baca juga: Korea Selatan tegaskan dominasi dengan juarai Piala Uber

Namun, momentum tersebut gagal dimaksimalkan. Pada partai ketiga, Weng Hong Yang memastikan China kembali unggul setelah mengalahkan Toma Junior Popov dalam duel maraton 22-20, 20-22, 21-19 yang berlangsung selama 96 menit.

Toma sempat membuka peluang setelah menyamakan kedudukan 18-18 di gim ketiga, tetapi Weng mampu meredam tekanan dan mengunci kemenangan pada fase akhir pertandingan.

Kepastian gelar China ditentukan pada partai ganda putra kedua. Pasangan He Ji Ting/Ren Xiang Yu tampil solid untuk menaklukkan Eloi Adam/Leo Rossi dengan skor 21-13, 21-16.

Gelar ini menjadi yang ke-12 bagi China di ajang Piala Thomas, sekaligus memperkecil jarak dengan Indonesia yang masih memegang rekor terbanyak dengan 14 trofi.

Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi pelipur lara bagi China setelah tim putri mereka harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada final Piala Uber 2026.

Sementara bagi Prancis, meski gagal merebut gelar perdana, penampilan mereka sepanjang turnamen menjadi sinyal kebangkitan kekuatan baru di peta bulu tangkis dunia, terutama melalui sektor tunggal putra yang mampu menumbangkan sejumlah negara unggulan, termasuk Indonesia.

Baca juga: Revolusi Prancis di Horsens

Baca juga: BWF klarifikasi revisi susunan pemain Prancis lawan China dalam final

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.