Moskow (ANTARA) – Moskow tidak akan mengakui kewarganegaraan AS yang dipaksakan terhadap anggota keluarga diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
“Rusia tidak mengakui pemaksaan kewarganegaraan AS kepada warga negara Rusia yang lahir dari keluarga personel diplomatik, administratif-teknis, dan konsuler kami di AS,” tulis Zakharova di sebuah artikel untuk surat kabar Rusia Vedomosti.
Pemberian kewarganegaraan AS secara sewenang-wenang kepada anak-anak diplomat Rusia berpotensi memberi Washington pengaruh untuk menekan personel misi Rusia di luar negeri, imbuh juru bicara itu.
“Bagaimana jika seorang anak diculik dengan dalih, misalnya, hukum anak atau kebutuhan untuk memverifikasi kesesuaian gender sebagai bagian dari gelombang aturan baru lainnya? Kami telah melihat banyak contoh seperti itu,” kata Zakharova.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS ingin China dan Rusia jadi bagian perjanjian nuklir baru
Baca juga: Jerman bersiap hadapi konfrontasi militer dengan Rusia
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.