Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. CEO Danantara: Indonesia Financial Center akan dikelola badan khusus

CEO Danantara: Indonesia Financial Center akan dikelola badan khusus

ceo-danantara:-indonesia-financial-center-akan-dikelola-badan-khusus
CEO Danantara: Indonesia Financial Center akan dikelola badan khusus
service

Kita nanti akan dipanggil Bapak Presiden, membicarakan untuk pendirian dari Indonesia Financial Center yang rencananya akan kita lihat lokasi-lokasinya di Bali,

Jakarta (ANTARA) – CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebut pembentukan Indonesia Financial Center (IFC) yang tengah dikaji pemerintah akan dikelola oleh badan otoritas tersendiri.

Rosan mengatakan, keberadaan otoritas tersebut diperlukan untuk mengelola kawasan pusat keuangan secara khusus.

“Ya nanti itu ada badan otoritas-nya sendiri,” kata Rosan usai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, pembentukan IFC masih berada pada tahap awal pembahasan dan akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Baca juga: Menkeu Purbaya siap tawarkan insentif pajak 0 persen di KEK keuangan

Rosan menyebut, pembahasan tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut dia, pemerintah tengah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari regulasi, kerangka hukum, hingga insentif untuk menarik pelaku industri keuangan global.

“Kita nanti akan dipanggil Bapak Presiden, membicarakan untuk pendirian dari Indonesia Financial Center yang rencananya akan kita lihat lokasi-lokasinya di Bali,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah juga akan mengidentifikasi sejumlah kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak pemangku kepentingan.

Baca juga: CEO Danantara: 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun Jadi Langkah Awal Transformasi Ekonomi

Selain itu, Rosan menambahkan pemerintah akan melakukan studi perbandingan dengan sejumlah pusat keuangan internasional.

“Nanti kita juga akan lihat perbandingan dengan Financial Center yang di Dubai, yang ada di Abu Dhabi, yang ada di Singapura dan yang lain-lainnya,” katanya.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan daya saing pusat keuangan Indonesia di tingkat global.

Rosan juga menyebut Danantara berpotensi berperan sebagai salah satu pemrakarsa yang mengawal dalam pembangunan kawasan pusat keuangan tersebut.

Baca juga: Proyek Hilirisasi Danantara bakal serap 600 ribu tenaga kerja

Menurut dia, pembentukan IFC diharapkan dapat meningkatkan peran Indonesia dalam ekosistem keuangan internasional.

Sebelumnya, pemerintah juga tengah mematangkan regulasi pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) sektor keuangan di Bali sebagai landasan pengembangan pusat keuangan internasional.

Pengembangan tersebut antara lain diarahkan di kawasan KEK Kura-Kura Bali yang disiapkan untuk mendukung ekosistem pusat keuangan global.

Hingga triwulan I 2026, kawasan KEK di Bali telah mencatat realisasi investasi mencapai Rp5,37 triliun dengan penyerapan tenaga kerja ribuan orang, menunjukkan potensi pengembangan sektor berbasis investasi bernilai tambah.

Baca juga: Danantara targetkan hilirisasi hemat devisa 1,25 miliar dolar AS

Rosan menegaskan, pembahasan IFC akan terus dilanjutkan sebelum pemerintah mengambil keputusan resmi terkait pembentukannya.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.