Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Longsor Tewaskan 9 Penambang Emas Ilegal di Sumatera Barat

Longsor Tewaskan 9 Penambang Emas Ilegal di Sumatera Barat

longsor-tewaskan-9-penambang-emas-ilegal-di-sumatera-barat
Longsor Tewaskan 9 Penambang Emas Ilegal di Sumatera Barat
service

Sebanyak 12 penambang emas ilegal di Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) tertimbun saat tebing setinggi 30 meter longsor, Kamis (14/4/26). Sembilan  orang tewas,  tiga lainnya selamat. “Tiga orang berhasil selamat, sementara sembilan lain tertimbun dan sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kombes Pol. Susmelawati Rosya, Kabid Humas Polda Sumbar, Jumat (15/5/26). Polisi telah menutup lokasi tambang  dan tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa ini. Zainal, Wali Nagari Guguk, mengaku sebelumnya sudah mengimbau para penambang menghentikan aktivitasnya karena cuaca ekstrem dan debit air sungai meningkat. Namun, peringatan itu tak mereka indahkan sampai insiden itu terjadi. “Sudah diingatkan, tapi aktivitas tetap berjalan,” katanya. Area tambang yang beroperasi sejak dua tahun itu memang berada di sekitar titik pertemuan tiga aliran sungai, yakni Batang Sinamar, Batang Ombilin, dan Batang Kuantan, sehingga rawan longsor. Namun, tingginya harga emas belakangan ini mengaburkan nalar sehat dan mengabaikan keselamatan. “Kian marak seiring naiknya harga emas,” kata Zainal. Deretan ponton yang beroperasi di sungai di kawasan Geopark Silokek sebelum hanyut. Foto: Novia Harlina/Mongabay Indonesia. Kesulitan berantas tambang emas ilegal Beberapa hari terakhir, hujan deras melanda wilayah Sijunjung dan sekitarnya. Sehari sebelumnya, Rabu (13/5/26), puluhan ponton milik penambang emas ilegal yang beroperasi di kawasan Geopark Silokek, juga hanyut terbawa arus. “Rabu pukul 00.30 debit air mulai naik, para pekerja di ponton mulai mengalihkan ponton-nya ke pinggir sungai. Namun, sekira pukul 05.00 tali penambat mulai putus satu persatu, saya lihat ada sekitar 30 rakik hanyut terbawah arus,” kata Rio, warga Silokek. Dia menyebut, praktik penambangan emas…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.