Mon,1 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Jangan Asal Minum Vitamin, Kebanyakan Bisa Picu Gangguan Kesehatan

Jangan Asal Minum Vitamin, Kebanyakan Bisa Picu Gangguan Kesehatan

jangan-asal-minum-vitamin,-kebanyakan-bisa-picu-gangguan-kesehatan
Jangan Asal Minum Vitamin, Kebanyakan Bisa Picu Gangguan Kesehatan
service

Jakarta

Vitamin kerap dikonsumsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan melengkapi kebutuhan nutrisi harian. Tak sedikit orang juga rutin minum multivitamin agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Namun, konsumsi vitamin ternyata tidak selalu aman jika dilakukan berlebihan atau tanpa aturan yang tepat.

Alih-alih memberi manfaat, terlalu banyak mengonsumsi vitamin justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa jenis vitamin bahkan bisa menumpuk di dalam tubuh dan menimbulkan efek samping tertentu. Oleh karena itu, penting memahami batas aman konsumsi vitamin agar manfaatnya tetap optimal bagi tubuh.

Efek samping minum vitamin berlebihan

Dilansir dari laman health, berikut beberapa gangguan kesehatan yang mungkin akan dialami jika seseorang mengonsumsi vitamin secara berlebihan:

1. Interaksi obat

Mengonsumsi suplemen tertentu dalam dosis tinggi dapat mengubah cara tubuh menyerap obat resep. Berhati-hatilah saat mengonsumsi suplemen jika Bunda sedang mengonsumsi obat resep untuk kondisi kesehatan berikut, misalnya:

  • Penyakit jantung: Vitamin K mengurangi efektivitas obat pengencer darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko pembekuan darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
  • Kanker: Vitamin C dan E dapat berinteraksi dengan pengobatan kanker tertentu. Hindari mengonsumsi suplemen tambahan apa pun tanpa mendiskusikannya dengan dokter.

2. Keracunan vitamin

Toksisitas vitamin dapat terjadi ketika jumlah vitamin yang berlebihan menumpuk di dalam tubuh. Hal ini dapat terjadi ketika Bunda mengonsumsi vitamin atau suplemen dalam dosis besar atau sering. Tanda-tanda toksisitas vitamin dan mineral umum mungkin meliputi:

  • Vitamin A: Mudah tersinggung, kelelahan, mual, dan kerusakan hati
  • Kalsium: Mual, muntah, kebingungan, dan kelemahan otot
  • Vitamin D: Mual, muntah, sembelit, lemas, dan tekanan darah tinggi
  • Zat besi: Sembelit, mual, sakit perut, dan tukak lambung
  • Seng: Mual, muntah, diare, kram, tekanan darah rendah, dan ruam

3. Ketidaknyamanan saluran pencernaan

Beberapa suplemen dapat menyebabkan gejala pencernaan yang tidak nyaman, seperti mual, muntah, diare, atau kram. Mengonsumsi suplemen berikut dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan perut:

  • Asam folat
  • Besi
  • Magnesium
  • Vitamin C
  • Seng

4. Kerusakan ginjal

Beberapa obat dan suplemen dapat merusak ginjal. Sepasang organ ini bertanggung jawab untuk menyaring dan mengeluarkan obat-obatan dari tubuh.

Mengonsumsi terlalu banyak suplemen atau dosis yang sangat tinggi dari suplemen tertentu dapat menyebabkan kerusakan. Hal ini terutama berlaku jika Bunda sudah memiliki penyakit ginjal. Sebuah studi tahun 2016 juga menemukan bahwa mengonsumsi terlalu banyak vitamin C dapat meningkatkan risiko batu ginjal pada sebagian orang.

Tips mengonsumsi vitamin yang tepat

Banyak orang dewasa dapat mengonsumsi suplemen harian mereka dengan aman dan tanpa komplikasi kesehatan yang serius.

Untuk memastikan rencana suplemen Bunda aman, pertimbangkan langkah-langkah berikut ini:

1. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan

Berikan daftar lengkap obat-obatan, vitamin, dan suplemen Bunda kepada dokter atau apoteker. Mereka dapat membantu Bunda memahami risiko interaksi potensial apa pun. Melakukan hal ini sangat penting sebelum operasi atau prosedur medis apa pun.

2. Ikuti anjuran dosis

Hindari melebihi dosis yang dianjurkan untuk obat-obatan, vitamin, atau suplemen apa pun yang dikonsumsi.

3. Pantau efek samping

Jika mengalami perubahan kesehatan yang tidak diinginkan setelah mulai mengonsumsi suplemen baru, hentikan penggunaannya dan bicarakan dengan dokter.

4. Berhati-hati selama kehamilan

Jika hamil atau menyusui, penting untuk tidak mengonsumsi suplemen apa pun selain vitamin prenatal tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

Nah, itulah beberapa hal yang dapat Bunda ketahui terkait efek samping mengonsumsi obat berlebihan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.