Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Tercium Aroma Solar, Babinsa Temukan Dugaan Penimbunan 2 Ton BBM Subsidi di Probolinggo

Tercium Aroma Solar, Babinsa Temukan Dugaan Penimbunan 2 Ton BBM Subsidi di Probolinggo

tercium-aroma-solar,-babinsa-temukan-dugaan-penimbunan-2-ton-bbm-subsidi-di-probolinggo
Tercium Aroma Solar, Babinsa Temukan Dugaan Penimbunan 2 Ton BBM Subsidi di Probolinggo
service

Probolinggo (beritajatim.com) – Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terungkap di Kabupaten Probolinggo. Seorang warga berinisial M, yang tinggal di Blok Kukun, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, diduga menyimpan sekitar dua ton solar subsidi di pekarangan rumahnya.

Kasus ini terungkap bukan melalui operasi khusus aparat, melainkan berawal dari kejelian seorang Babinsa yang mencium adanya aktivitas mencurigakan saat menjalankan tugas rutin di wilayah binaannya, pada Jumat (29/5/2026) siang.

Adalah Serda Kasmun, Babinsa Desa Pohsangit Leres, yang pertama kali menemukan dugaan penimbunan tersebut. Saat melintas usai memantau program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), ia melihat sebuah kendaraan yang terparkir dengan kondisi tidak biasa.

Di tengah cuaca terik, mobil itu tampak membawa beban berat. Kecurigaan pun muncul. Ketika didekati, Serda Kasmun melihat adanya tandon besar di dalam kendaraan. Aroma solar yang menyengat semakin menguatkan dugaan adanya penyimpanan BBM dalam jumlah besar.

“Saya lihat mobil itu seperti bermuatan berat. Setelah saya dekati dan melihat dari kaca samping, ada tandon di dalamnya. Saat saya buka sedikit kaca kendaraan, tercium aroma solar yang sangat kuat. Setelah dicek, ternyata memang berisi solar,” ungkap Serda Kasmun, Sabtu (30/5/2026) sore saat ditemui.

Temuan tersebut tidak berhenti di kendaraan. Saat melakukan pengecekan di sekitar lokasi, ia mendapati sejumlah jeriken dan galon berukuran besar yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan solar subsidi.

Pemandangan itu memunculkan pertanyaan besar. Jika hanya untuk kebutuhan pribadi, mengapa harus disimpan dalam jumlah mencapai ribuan liter? Dari mana asal BBM subsidi tersebut diperoleh? Dan untuk siapa solar itu akan didistribusikan?

Merasa menemukan indikasi pelanggaran serius, Serda Kasmun segera melaporkan temuannya kepada Danramil dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta Bhabinkamtibmas. Tak lama berselang, anggota Polsek Sumberasih tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian mengamankan sebagian barang bukti berupa tiga jeriken berisi solar ke Mapolsek Sumberasih. Namun proses pengamanan terkendala karena kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM tersebut tidak dapat dihidupkan.

“Barang bukti yang sempat dibawa hanya tiga jeriken menggunakan kendaraan lain. Mobil yang diduga digunakan pelaku tidak bisa dinyalakan, sehingga sebagian besar solar masih berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung,” kata Kasmun.

Temuan sekitar dua ton solar subsidi ini menjadi perhatian serius karena BBM bersubsidi merupakan komoditas yang mendapat pengawasan ketat pemerintah. Penyalahgunaan distribusi solar subsidi tidak hanya berpotensi merugikan negara, tetapi juga mengurangi jatah masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Hingga Sabtu sore, aparat masih melakukan pendalaman terkait kepemilikan solar, asal-usul distribusi, serta kemungkinan adanya praktik pengumpulan BBM subsidi secara sistematis. Warga sekitar mengaku terkejut dengan temuan tersebut karena aktivitas di lokasi selama ini berlangsung tertutup.

Kini, penyelidikan mengarah pada satu pertanyaan krusial: apakah solar subsidi sebanyak dua ton itu hanya disimpan, atau merupakan bagian dari rantai distribusi ilegal yang selama ini luput dari pengawasan? [rap/suf]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.