Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BI: Modal asing ke SRBI dan SBN capai Rp19,02 T pascakenaikan BI-Rate

BI: Modal asing ke SRBI dan SBN capai Rp19,02 T pascakenaikan BI-Rate

bi:-modal-asing-ke-srbi-dan-sbn-capai-rp19,02-t-pascakenaikan-bi-rate
BI: Modal asing ke SRBI dan SBN capai Rp19,02 T pascakenaikan BI-Rate
service

Pascakenaikan BI-Rate, aliran masuk modal asing mengalami perkembangan positif, didukung oleh daya tarik instrumen keuangan domestik

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) mencatat aliran masuk modal asing (foreign inflows) ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp19,02 triliun pada 10 dan 11 Juni 2026 atau pascakenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen.

Secara rinci, inflow nonresiden ke SRBI dan SBN masing-masing tercatat sebesar Rp15,11 triliun dan Rp3,91 triliun.

“⁠Pascakenaikan BI-Rate, aliran masuk modal asing mengalami perkembangan positif, didukung oleh daya tarik instrumen keuangan domestik,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Destry juga menyebutkan aliran masuk modal asing terjadi pada obligasi internasional Danantara yang penjualan perdananya berhasil mencapai Rp26,9 triliun.

“Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset-aset domestik,” kata dia.

⁠Nilai tukar rupiah pada Jumat (12/6) ditutup pada level Rp17.865-17.875 per dolar AS (bid-ask) atau menguat sebesar 0,84 persen dibandingkan penutupan 5 Juni 2026 di level Rp18.010-18.020 per dolar AS (bid-ask).

Destry mengatakan perkembangan ini mencerminkan respons positif pasar terhadap bauran kebijakan bank sentral Indonesia.

Kebijakan tersebut meliputi tidak hanya kenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen, melainkan juga penguatan struktur suku bunga SRBI, pemberian insentif hedging swap bagi investor asing, pembukaan akses repo untuk mendukung likuiditas perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing.

“Langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan pemerintah,” imbuh Destry.

Ia menambahkan bahwa ketahanan eksternal semakin diperkuat melalui kerja sama keuangan antara BI, People’s Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA).

Terdapat tiga kesepakatan yang dihasilkan, yaitu sinergi memperkuat tidak hanya ketahanan keuangan masing-masing negara melainkan stabilitas keuangan regional yang lebih luas, penguatan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA), serta penguatan komitmen penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui perluasan Local Currency Transactions (LCT).

Langkah tersebut, ujar Destry, akan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.

Ia pun memastikan bahwa BI akan terus hadir di pasar, mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan secara konsisten dan terukur, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.

“Dengan berbagai perkembangan di atas, diyakini rupiah akan terus menguat terhadap dolar AS menuju ke level fundamentalnya,” tutup Destry.

Baca juga: BI: Rupiah terus menguat pascakenaikan BI-Rate jadi 5,5 persen

Baca juga: BNI cermati potensi dampak kenaikan BI-Rate ke permintaan kredit

Baca juga: Bank Mandiri: Penyesuaian suku bunga akan mengacu kondisi pasar

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.