Sat,5 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak

Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak

menkes-ungkap-alasan-banyak-orang-tua-enggan-vaksinasi-anak
Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak
service

Jakarta

Bunda, edukasi mengenai pentingnya imunisasi kembali menjadi sorotan pemerintah di tengah masih adanya penolakan dari sebagian masyarakat terhadap program vaksinasi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja bersama komisi IX DPR pada Selasa (23/6/2026), yang menegaskan perlunya penguatan pemahaman publik terkait imunisasi.

Budi mengatakan pihaknya telah menyiapkan perencanaan, pengadaan, hingga distribusi vaksin. Namun, edukasi kepada masyarakat dinilai perlu diperkuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Itu masalahnya terkait edukasi. Jadi kita pemerintah akan memfokuskan program edukasi mengenai imunisasi,” ungkap Budi, dikutip dari laman detikcom, Rabu (24/6/2026).

Adapun hasil survei menunjukkan keluarga menjadi alasan terbesar masyarakat tidak melakukan imunisasi. Sebagian masyarakat juga belum memahami manfaat imunisasi sehingga menganggap vaksinasi tidak penting.

“Alasan terbesar tidak mau imunisasi itu keluarga tidak mengizinkan. Kalau saya cek, itu bukan hanya ibu ternyata, bapak ternyata. Kita menemukan ayah-ayah yang tidak mengizinkan anaknya divaksinasi for whatever reason,” ungkap Budi.

Ia pun mengatakan tak sedikit juga para ibu yang takut anaknya mengalami efek samping setelah mendapatkan imunisasi.

“Ada juga tidak imunisasi karena si ibunya ini takut anaknya demam atau malah sakit, kemudian masih ada sekelompok keluarga yang merasa imunisasi itu tidak penting,” sambungnya.

Padahal, imunisasi bertujuan untuk melindungi anak dari penyakit-penyakit menular maupun tidak menular.

Menkes pun menegaskan manfaat imunisasi jauh lebih besar dibandingkan efek samping ringan yang mungkin akan muncul setelah vaksinasi.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.