Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Sertifikasi Halal Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia: ini Penjelasan BPJPH

Sertifikasi Halal Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia: ini Penjelasan BPJPH

sertifikasi-halal-jadi-kekuatan-ekonomi-baru-indonesia:-ini-penjelasan-bpjph
Sertifikasi Halal Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Indonesia: ini Penjelasan BPJPH
service

KABARBURSA.COM – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa sertifikasi halal tidak semata persoalan agama. Lebih dari itu, ia menilai konsep halal memiliki dimensi luas yang menyentuh sektor ekonomi, kesehatan, hingga daya saing global.

“Halal bukan sekadar urusan keyakinan, tetapi menyangkut kepercayaan publik, perlindungan kesehatan masyarakat, serta penguatan fondasi ekonomi nasional,” ujar Haikal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025.

Dalam ranah ekonomi, Haikal menilai sertifikat halal berfungsi sebagai nilai tambah strategis (added value) bagi pelaku usaha. Label halal bukan hanya memperkuat citra produk, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke pasar global, di mana konsumen semakin menjadikan halal sebagai simbol mutu dan kebersihan.

Lebih jauh, sertifikasi halal disebut menciptakan ekosistem ekonomi baru yang menyokong pertumbuhan industri halal, pariwisata halal, hingga sektor keuangan syariah. Seluruhnya, menurut Haikal, berperan memperkokoh ketahanan dan kemandirian ekonomi nasional.

Dalam perspektif kesehatan, halal tak hanya mencerminkan kepatuhan syariat, melainkan juga jaminan keamanan dan higienitas produk. “Halal adalah simbol kesehatan, kebersihan, dan kualitas,” tegas Haikal.

Ia menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal menuntut standar sanitasi yang ketat — mulai dari kejelasan asal bahan baku, bebas kontaminasi najis, hingga pengolahan yang memenuhi kriteria kebersihan industri. Produk yang lolos sertifikasi wajib mencantumkan komposisi secara transparan dan melalui audit menyeluruh, guna mencegah penggunaan bahan berbahaya atau merugikan kesehatan konsumen.

Haikal menambahkan, mulai Oktober 2026, pemerintah akan memberlakukan tahap kedua kewajiban sertifikasi halal untuk berbagai jenis produk di Indonesia. Langkah ini, katanya, merupakan bagian dari penguatan ekosistem halal nasional.

“BPJPH terus bekerja keras memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi mandatory halal ini. Tahap awal yang kami tempuh adalah menyiapkan regulasi yang kuat dan terintegrasi agar sistem halal Indonesia menjadi rujukan global,” pungkasnya.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.