Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Total Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia Jadi 19 Orang

Total Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia Jadi 19 Orang

total-jamaah-haji-aceh-meninggal-dunia-jadi-19-orang
Total Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia Jadi 19 Orang
service

Banda Aceh, NU Online 

Jumlah jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci bertambah menjadi 19 orang. Mayoritas jamaah meninggal dunia akibat penyakit jantung, gangguan pernapasan, dan komplikasi penyakit penyerta.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh, Arijal, mengatakan jamaah terbaru yang meninggal dunia ialah Mardani Asya Adam (61), asal Kabupaten Bener Meriah. “Jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Makkah kembali bertambah menjadi 19 orang,” kata Arijal kepada media, Senin (29/6/2026) malam.

Mardani meninggal dunia di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, pada Senin, 29 Juni 2026. Ia diduga meninggal akibat acute respiratory distress syndrome (ARDS) atau sindrom gangguan pernapasan akut.

Berdasarkan data PPIH Debarkasi Aceh, penyebab meninggalnya jamaah haji Aceh didominasi oleh penyakit jantung, gangguan pernapasan, serta komplikasi penyakit penyerta.

Jamaah yang sebelumnya meninggal dunia ialah Fatimah Basyah asal Aceh Jaya akibat septic shock, pneumonia, chronic obstructive pulmonary disease (COPD), dan congestive heart failure (CHF). Aisyah Abdullah asal Aceh Timur meninggal akibat hipoksia serebral.

Muhammad Thaib asal Pidie Jaya wafat akibat ARDS. Cut Salmiah asal Pidie meninggal karena cardiogenic shock. Penyebab yang sama juga dialami M Natsir Muhammad Isa asal Pidie Jaya.

Mustafa Ismail asal Banda Aceh meninggal akibat gagal napas akut, septic shock, pneumonia, pneumotoraks, gagal ginjal akut, dan serangan jantung akut. Ia juga memiliki penyakit penyerta berupa hipertensi dan diabetes melitus tipe 2.

Petugas haji, Dedeng Trisulo, meninggal akibat acute myocardial infarction atau serangan jantung akut. Busra Bustamam Jamil asal Aceh Selatan wafat akibat septic shock, gagal napas akut, dan perdarahan saluran cerna. Razali Mahmud Ben asal Kota Langsa meninggal akibat acute coronary syndrome disertai penyakit jantung iskemik kronis.

Muhammad Yusuf asal Bireuen meninggal akibat hypovolaemic shock. Nurdin Ali asal Pidie meninggal akibat cardiogenic shock disertai pneumonia.​​​​​​​ Mahdi Muhammad Sufi asal Aceh Besar wafat akibat penyakit ginjal kronis. Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh asal Pidie meninggal akibat cardiogenic shock dan pneumonia. Sulasry Abdul Gani asal Bireuen juga meninggal akibat cardiogenic shock.

Aminah Ahmad asal Pidie Jaya meninggal akibat acute decompensated congestive heart failure. Siti Salmijah asal Pidie Jaya wafat akibat congestive heart failure.

Maimunah Yusuf Ali asal Aceh Tamiang meninggal akibat acute decompensated congestive heart failure. Sementara Nurwaida Muhammad Yusuf asal Bireuen meninggal akibat cardiogenic shock.

Arijal mengatakan hingga saat ini masih terdapat dua jamaah haji Aceh yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Keduanya ialah Rapasah Puteh asal Nagan Raya yang dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz dan Abdul Rahman asal Pidie Jaya yang dirawat di Rumah Sakit King Fahad.

Petugas haji asal Aceh, Tgk Khairul Huda, turut membenarkan bahwa para petugas terus melakukan pendampingan terhadap jamaah yang masih menjalani perawatan. Menurutnya, kondisi jamaah terus dipantau dan dikoordinasikan dengan pihak rumah sakit serta petugas kesehatan haji di Arab Saudi.

Gus Khairul Huda yang juga Kakankemenag Aceh Selatan mengajak masyarakat Aceh untuk mendoakan jamaah yang sedang dirawat agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

PWNU Aceh Sampaikan Belasungkawa
Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh, Tgk H Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 19 jamaah haji Aceh di Tanah Suci.

“Atas nama keluarga besar PWNU Aceh, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jamaah haji Aceh di Tanah Suci. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima Allah Swt, diampuni segala kesalahannya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Ia mengajak seluruh warga NU atau Nahdliyin dan masyarakat Aceh untuk mendoakan para jamaah yang telah meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan. “Kami mengajak seluruh warga Nahdliyin dan masyarakat Aceh untuk bersama-sama membaca Al-Fatihah dan mendoakan para jamaah yang telah wafat. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan,” katanya.

Tgk H Iskandar Zulkarnaen juga mendoakan dua jamaah yang masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Aceh dalam keadaan sehat. Ia turut mengapresiasi seluruh petugas haji, dan petugas haji asal Aceh lainnya, yang telah memberikan pelayanan, pendampingan, serta penanganan kesehatan kepada jamaah selama berada di Arab Saudi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.