Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Tahun Kedua Berkolaborasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor, Mahasiswa UNJ, dan IKAQ Gelar Cek Kesehatan Gratis

Tahun Kedua Berkolaborasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor, Mahasiswa UNJ, dan IKAQ Gelar Cek Kesehatan Gratis

tahun-kedua-berkolaborasi,-fatayat-nu-kabupaten-bogor,-mahasiswa-unj,-dan-ikaq-gelar-cek-kesehatan-gratis
Tahun Kedua Berkolaborasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor, Mahasiswa UNJ, dan IKAQ Gelar Cek Kesehatan Gratis
service

Bogor, NU Online

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bogor kembali berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Al-Qudsiyah (IKAQ) dalam kegiatan sosial berupa cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di SDN 03 Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).

Dalam kegiatan tahun ini, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor secara khusus mengerahkan jajaran Bidang Kesehatan PC Fatayat NU Kabupaten Bogor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, masyarakat juga mendapatkan kesempatan berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan dan pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bogor Nidlomatum MR mengatakan, keberlanjutan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan jejaring alumni pesantren dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

Menurutnya, Fatayat NU tidak hanya memiliki perhatian terhadap persoalan keagamaan dan perempuan, tetapi juga mempunyai struktur organisasi dengan berbagai bidang untuk terlibat dalam beragam isu pembangunan masyarakat.

“Fatayat NU memiliki banyak bidang dan masing-masing mempunyai ruang pengabdian yang sangat luas. Karena itu, PC Fatayat NU Kabupaten Bogor siap bersinergi dengan institusi mana pun yang memiliki semangat yang sama untuk bergerak maju dan memberikan manfaat kepada masyarakat, baik di bidang ekonomi, pemberdayaan, kesehatan, dakwah, advokasi, maupun perlindungan, khususnya bagi perempuan dan anak,” kata Nidlomatum.

Ia menambahkan, kolaborasi menjadi penting karena persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi atau institusi saja. Karenanya, menurut Nidlomatum, Fatayat NU Kabupaten Bogor membuka ruang seluas-luasnya untuk membangun kerja bersama dengan kampus, komunitas, organisasi profesi, pemerintah, dunia usaha maupun kelompok masyarakat lainnya.

“Bagi kami, kolaborasi bukan sekadar membuat kegiatan bersama. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau ada kampus yang ingin melakukan pengabdian, komunitas yang memiliki gagasan pemberdayaan, atau institusi yang ingin menjangkau masyarakat sampai ke tingkat desa, Fatayat NU Kabupaten Bogor siap menjadi mitra,” ujarnya.

Tingginya antusiasme masyarakat dalam cek kesehatan gratis tersebut, lanjut Nidlomatum, menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau masih sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat di wilayah perdesaan.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Kecamatan Pamijahan dan Sukamakmur, tetapi secara bertahap dapat dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bogor.

Dengan wilayah Kabupaten Bogor yang sangat luas, keberadaan jaringan Fatayat NU hingga tingkat kecamatan dan desa dinilai menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan program sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang sangat luas. Harapan kami, model kolaborasi seperti ini bisa direplikasi di wilayah lain. Tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan yang sama, karena kebutuhan setiap wilayah berbeda. Yang terpenting adalah bagaimana potensi dari berbagai pihak bisa dipertemukan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Bagi PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, kegiatan ini juga menjadi implementasi peran organisasi perempuan dalam mendekatkan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat.

Melalui jejaring organisasi yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor, Fatayat NU berharap semakin banyak program yang dapat dikembangkan melalui skema kolaborasi lintas institusi.

Kerja sama dengan mahasiswa UNJ dan IKAQ pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan pengabdian yang berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

“Semangatnya sederhana: siapa pun yang ingin bergerak bersama untuk kemaslahatan masyarakat, kami siap bersinergi. Karena semakin banyak yang terlibat, semakin luas pula manfaat yang bisa kita hadirkan,” pungkas Nidlomatum.

Sementara itu, perwakilan IKAQ, H Syaifullah Amin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan cek kesehatan gratis serta keberlanjutan kolaborasi yang telah berjalan selama dua tahun tersebut.

Menurut Syaifullah, sinergi antara alumni pesantren, mahasiswa dan organisasi perempuan seperti Fatayat NU merupakan bentuk kolaborasi yang strategis karena masing-masing pihak memiliki jejaring, pengalaman dan kapasitas yang dapat saling melengkapi.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kolaborasi yang sudah memasuki tahun kedua ini menjadi bukti bahwa ketika berbagai elemen memiliki kepedulian yang sama, kita bisa menghadirkan kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai antusiasme warga juga menjadi indikator bahwa kegiatan sosial berbasis kebutuhan masyarakat perlu terus diperkuat.

“Respons masyarakat sangat baik. Tentu ini menjadi kebahagiaan sekaligus dorongan bagi kami agar kolaborasi seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan jangkauannya semakin luas, bentuk kegiatannya semakin beragam, dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat,” tambahnya.

Kegiatan cek kesehatan gratis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong budaya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Pemeriksaan dasar dapat membantu masyarakat lebih mengenali kondisi tubuhnya dan menjadi pintu awal untuk memperoleh penanganan lebih lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian tenaga kesehatan.

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama tahun kedua antara PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, mahasiswa UNJ, dan IKAQ. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.