Berdasarkan hasil pemantauan drone thermal yang dilakukan semalam, sudah tidak ada lagi titik api ataupun hotspot di TPA Jatiwaringin. Karena itu hari ini kami sudah tidak lagi melakukan operasi water bombing
Kabupaten Tangerang (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan operasi pemadaman yang dilakukan empat helikopter water bombing (pengeboman air) pada Sabtu resmi dihentikan seiring situasi kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, telah berhasil dikendalikan.
“Berdasarkan hasil pemantauan drone thermal yang dilakukan semalam, sudah tidak ada lagi titik api ataupun hotspot di TPA Jatiwaringin. Karena itu hari ini kami sudah tidak lagi melakukan operasi water bombing,” kata Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB Riswandi di Tangerang, Sabtu.
Meski demikian pihaknya masih tetap melakukan pengendalian dalam kebencanaan ini dengan fokus selanjutnya berupa proses pembasahan dan pendinginan agar tumpukan sampah tetap lembap, sehingga tidak memicu kebakaran kembali.
“Fokus selanjutnya adalah pembasahan dan pendinginan, agar tumpukan sampah tetap lembap sehingga tidak memicu kebakaran kembali,” kata Riswandi.
Baca juga: Pemerintah tambah dua helikopter guna atasi kebakatan TPA Jatiwaringin
Sementara itu Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Suharyono menilai keberhasilan penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin merupakan contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah serta komponen lainnya yang terlibat.
“Yang terjadi di TPA Jatiwaringin merupakan koordinasi dan kolaborasi yang sangat baik dari seluruh komponen, mulai pemerintah pusat hingga daerah, lintas kementerian, yang diorkestrasi dengan baik oleh Bupati Tangerang, sehingga proses pemadaman dapat berjalan cepat dan berhasil,” ucapnya.
Ia mengatakan personel Manggala Agni telah bertugas selama delapan hari dan seluruhnya dalam kondisi sehat. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh hotspot telah dinyatakan bersih.
“Alhamdulillah, perkembangan hotspot hingga tadi malam sudah clear, tidak ada lagi titik panas. Artinya kebakaran telah selesai,” katanya.
Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin tertangani, darurat berlaku hingga 14 Juli
Baca juga: BPBD terus lakukan pendinginan pasca pemadaman TPA Jatiwaringin
Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.