Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BPBD terus lakukan pendinginan pasca pemadaman TPA Jatiwaringin

BPBD terus lakukan pendinginan pasca pemadaman TPA Jatiwaringin

bpbd-terus-lakukan-pendinginan-pasca-pemadaman-tpa-jatiwaringin
BPBD terus lakukan pendinginan pasca pemadaman TPA Jatiwaringin
service

Kabupaten Tangerang (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, terus melakukan proses pendinginan pada sejumlah titik kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, meski pengendalian kebencanaan telah berhasil ditangani selama 11 hari.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, mengatakan hingga Sabtu (11/7) petugas masih melanjutkan proses pendinginan di lokasi, untuk mencegah munculnya kembali titik api maupun kepulan asap.

“Pemadaman lewat darat yang dilakukan Unit Damkar BPBD tetap dilakukan penyiraman dibantu petugas DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) dalam upaya mengantisipasi jangan ada lagi timbul api atau asap baru selama empat hari ke depan,” ujar Achmad.

Ia mengatakan, kebakaran yang melanda hingga 15 hektar itu kini telah berhasil dilakukan pengendalian hingga mencapai 100 persen.

Dimana, selama proses pemadaman, BPBD mengerahkan personel dan armada pemadam, serta mendapat bantuan berupa empat helikopter water bombing untuk mempercepat penanganan kebakaran, terutama di bagian atas pada gunungan sampah.

Achmad mengatakan seiring dengan kondisi tersebut, tidak ada lagi warga yang harus mengungsi akibat asap yang ditimbulkan oleh kebakaran.

“Pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi TPA Jatiwaringin sudah padam dan sudah tidak ada warga yang dievakuasi,” tuturnya.

Dia menyebut, warga di sekitar TPA tidak lagi diwajibkan menggunakan masker. Meskipun begitu, petugas kesehatan masih disiagakan untuk memantau kondisi warga. “Petugas kesehatan tetap stay,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Taktis dan Evaluasi Operasi BNPB, Riswandi mengatakan, pihaknya tetap menyiagakan dukungan personel dan armada udara untuk membantu penanganan kebakaran apabila dibutuhkan oleh pemerintah daerah.

“Jadi armada-armada kami, udara, bila dibutuhkan oleh Pak Bupati atau kepala daerah lain untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan maupun TPA, kami siap ‎membantu,” katanya.

BNPB mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah yang memiliki tempat pemrosesan akhir sampah untuk meningkatkan langkah mitigasi selama musim kemarau.

“Dan juga ke depan, ini juga sebuah pembelajaran buat kita semua yang mempunyai area atau yang mempunyai TPA-TPA untuk memitigasi potensi kebakaran seperti yang terjadi di sini. Mulai untuk pembasahan dan lain sebagainya karena cuaca menurut perkiraan BMKG ini sangat panas dan ekstrem,” kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.