Tue,14 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Usai Hadiri Pemakaman Sayyid Ali Khamenei, Gus Yahya Serukan Perdamaian

Usai Hadiri Pemakaman Sayyid Ali Khamenei, Gus Yahya Serukan Perdamaian

usai-hadiri-pemakaman-sayyid-ali-khamenei,-gus-yahya-serukan-perdamaian
Usai Hadiri Pemakaman Sayyid Ali Khamenei, Gus Yahya Serukan Perdamaian
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyerukan penghentian seluruh bentuk kekerasan dan mengajak semua pihak yang terlibat dalam konflik di Timur Tengah untuk mengedepankan dialog serta jalur diplomasi. Seruan tersebut disampaikan seusai menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, sebagai bagian dari delegasi yang mewakili Presiden dan Pemerintah Indonesia.

Gus Yahya mengatakan kehadirannya di Mashhad, Iran, merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada Sayyid Ali Khamenei yang dimakamkan pada 9 Juli 2026.

“Saya datang untuk menyampaikan salam hormat kepada Syekh Ali Khamenei yang dimakamkan pada 9 Juli lalu setelah wafat akibat serangan Amerika Serikat dan Israel,” katanya dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Ia menilai suasana duka tidak hanya dirasakan masyarakat Iran, tetapi juga meluas ke kawasan Timur Tengah dan masyarakat internasional.

Menurutnya, besarnya dampak kemanusiaan yang ditimbulkan akibat konflik menjadi pengingat bahwa perang tidak pernah membawa manfaat bagi siapa pun.

“Kita bisa merasakan suasana duka, dan saya kira masyarakat dunia juga merasakan hal yang sama, khususnya di kawasan Timur Tengah,” ujarnya.

Gus Yahya mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya ia diminta bergabung dalam delegasi yang mewakili Presiden dan Pemerintah Indonesia untuk menghadiri prosesi pemakaman Sayyid Ali Khamenei di Mashhad.

“Beberapa hari yang lalu saya diminta bergabung dalam delegasi yang mewakili Presiden dan Pemerintah Indonesia untuk memberikan penghormatan kepada Syekh Ali Khamenei pada hari pemakaman beliau di Mashhad,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa konflik bersenjata yang menimbulkan korban kemanusiaan dalam jumlah besar serta berdampak luas terhadap hubungan internasional tidak memberikan keuntungan bagi pihak mana pun.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa perang yang menimbulkan korban kemanusiaan yang luar biasa dan berdampak luas secara internasional sungguh tidak berguna bagi pihak mana pun serta tidak membawa kepentingan bagi siapa pun,” tegasnya.

Atas nama Nahdlatul Ulama, Gus Yahya menyampaikan pesan yang sejalan dengan arahan Presiden kepada delegasi Indonesia yang berangkat ke Iran. Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik, khususnya di Timur Tengah, untuk segera menghentikan kekerasan dan memilih jalan damai melalui perundingan serta diplomasi.

“Kita meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam konflik, khususnya di Timur Tengah, untuk menghentikan segala bentuk kekerasan, berdamai, serta membawa perbedaan kepentingan ke meja perundingan melalui jalur diplomasi dan meninggalkan kekerasan,” katanya.

Selain itu, Gus Yahya mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Saya ingin mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk berkonsolidasi serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan-tantangan besar bagi bangsa dan negara yang kita cintai,” tandasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.