Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Cerita dr. Gia Pratama Dibiasakan Hidup Sederhana dari Kecil, Tak Sadar Hidup di Keluarga Berada

Cerita dr. Gia Pratama Dibiasakan Hidup Sederhana dari Kecil, Tak Sadar Hidup di Keluarga Berada

cerita-dr.-gia-pratama-dibiasakan-hidup-sederhana-dari-kecil,-tak-sadar-hidup-di-keluarga-berada
Cerita dr. Gia Pratama Dibiasakan Hidup Sederhana dari Kecil, Tak Sadar Hidup di Keluarga Berada
service

Jakarta

Dokter Gia Pratama Putra belakangan dikenal publik karena sering membuat konten yang edukatif. Baru-baru ini, dokter Gia membuat channel YouTube, di mana ia membuat podcast tentang keluarga dan kesehariannya.

Di episode terbaru, dokter Gia membagikan podcast bersama keluarganya, termasuk orang tua dan adiknya. Dalam percakapan yang hangat ini, dokter Gia membahas tentang pola asuh orang tuanya, Bunda.

Dokter Gia dan sang adik dibiasakan hidup sederhana dari kecil

Dokter Gia dan adik perempuannya ternyata berasal dari keluarga yang berada, Bunda. Namun, sejak kecil keduanya dibesarkan dengan gaya hidup sederhana oleh sang ayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adik dokter Gia mengaku ia dan kakaknya diajarkan hidup pas-pasan. Menurut sang adik, pola asuh ayahnya banyak membantu dirinya dan sang kakak untuk kuat secara mental.

“Jadi menurut Dede, salah satu yang mengajarkan kita punya mental toughness adalah ya itu. Hidup sederhana, hidup pas-pasan gitu. Padahal sebetulnya ya enggak sesulit itu,” kata adik dokter Gia.

“Iya, jadi kita terbiasa gitu,” tambah sang dokter, dikutip dari akun TikTok @giapratamamd.

Terbiasa naik angkutan umum dari kecil

Dokter Gia dan adiknya sudah dibiasakan naik angkutan umum sejak masih kecil, Bunda. Sang ayah sering mengajak mereka naik metromini untuk berangkat ke sekolah.

Ibunda dokter Gia sempat tidak setuju dengan pola asuh suaminya ini. Namun, ia tidak bisa berbuat banyak karena itu menjadi salah satu cara suaminya mendidik anak hidup mandiri.

“Kalau itu menjadi basic, itu yang harus (diucapkan) terima kasih itu Papa,” kata ibunda dokter Gia.

“Setiap anak mau naik angkot yang nangis ini (ibunya). Dianterin ke metromini, Mama ngikutin sambil nyetir. ‘Itu anak gue mau diapain sih?’. Diam-diam ngikutin metromini,” sambungnya.

Ibunda dokter Gia mengatakan bahwa ia dan sang suami memang sering berbeda pendapat soal cara pengasuhan anak. Namun, di satu sisi, ia menyadari bahwa pola asuh suaminya tidaklah salah.

“Jadi sering sekali kita beda pendapat dalam hal itu. Tetapi Mama sebetulnya menyadari bahwa itu benar. Tapi hati seorang ibu tidak ikhlas, ‘Masa anak gue (naik angkot)?’, karena apa? Saya bisa nyetir, saya bisa nganterin ke kampus. Tapi enggak boleh (sama suami),” ujarnya.

Pentingnya mengajarkan anak hidup sederhana

Mengajarkan kesederhanaan ke anak sebenarnya tidak sulit, Bunda. Kuncinya adalah mengajarkan mereka tentang tujuan hidup.

“Memiliki tujuan hidup yang kuat adalah unsur penting untuk kebahagiaan dan kepuasan hidup,” kata pakar dan penulis buku The Purpose Code, Jordan Grumet, MD., dilansir Psychology Today.

“Mengajarkan tujuan hidup dengan mencontohkan gairah yang dirasakan orang tuanya lebih efektif daripada sekadar memberikan nasihat kepada anak-anak,” sambungnya.

Ada tiga cara untuk mengajarkan anak hidup sederhana sejak dini. Simak penjelasannya, seperti dikutip dari beberapa sumber:

1. Menjadi teladan bagi anak

Salah satu cara paling efektif untuk mengajarkan tujuan hidup kepada anak-anak adalah melalui teladan. Anak-anak adalah pengamat yang jeli. Mereka tidak hanya mendengar apa yang orang tuanya katakan, tapi juga melihat apa yang orang tua lakukan.

“Ketika orang tua menekuni aktivitas dan minat yang membuat mereka bersemangat, anak-anak akan memperhatikannya. Anak-anak akan melihat orang tua sangat terlibat dalam sesuatu yang memberi kegembiraan dan kepuasan, dan itu dapat memicu rasa ingin tahu mereka sendiri,” ungkap Grumet.

2. Biarkan mereka memilih apa yang ingin disimpan dan disumbangkan

Sangat penting dalam proses penyederhanaan untuk memastikan anak-anak memiliki kendali atas barang-barang mereka sendiri. Biarkan mereka memilih apa yang akan disimpan dan apa yang akan dibuang.

Tindakan ini mungkin tidak selalu sesuai dengan keinginan orang tua, tetapi akan memberi mereka rasa aman karena mengetahui bahwa mereka bertanggung jawab atas harta benda mereka sendiri.

3. Sebutkan secara verbal manfaat dari hidup sederhana dan menyederhanakan sesuatu

Sebagai orang tua, kita juga perlu menjelaskan ke anak tentang manfaat hidup sederhana. Misalnya, saat Bunda dan Si Kecil merapikan rumah, cobalah untuk segera menunjukkan manfaatnya. Dengan melakukan hal tersebut, anak-anak belajar menghargai bahwa menyederhanakan barang sebenarnya memberi mereka lebih banyak waktu untuk melakukan apa yang benar-benar mereka sukai.

Demikian cerita dr. Gia Pratama yang dibiasakan hidup sederhana dari kecil oleh orang tuanya. Semoga cerita ini dapat menginspirasi ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.