Mubadalah.id – Ada sejumlah keputusan penting yang dapat dibicarakan bersama keluarga untuk membuka peluang yang lebih baik bagi masa depan perempuan. Dua di antaranya adalah menentukan waktu yang tepat untuk menikah dan mempertimbangkan kesiapan sebelum memiliki anak.
Pertama, jangan buru-buru menikah sebelum Anda siap. Cobalah bicarakan dengan keluarga agar perkawinan ditunda dulu sampai Anda sudah merasa siap dan menemukan pasangan yang tepat.
Banyak gadis yang mampu menamatkan sekolah dan bekerja dulu sebelum membentuk keluarga sendiri. Dalam selang waktu itu, Anda bisa lebih mengenal diri sendiri dan mengetahui apa yang Anda inginkan.
Kalau Anda menunggu, barangkali malah akan Anda temukan pasangan yang memiliki perasaan yang sama dengan Anda tentang hidup ini.
Kedua, jangan tergesa-gesa memiliki anak. Akan lebih mudah membesarkan anak yang sehat dan bahagia bila Anda menunggu sampai Anda dan pasangan Anda merasa siap membentuk keluarga.
Seandainya sekarang Anda sudah ingin menimang bayi, pikirkan dulu beberapa hal berikut:
Pertama, apakah Anda mampu meneruskan pendidikan?
Kedua, bagaimana memenuhi segala kebutuhan anak, seperti pangan, sandang, papan, dan sebagainya?
Ketiga, siapkah Anda memberikan dukungan emosional yang seorang bayi butuhkan agar tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia?
Keempat, maukah pasangan Anda membantu mengasuh anak?
Kelima, bagaimana keluarga membantu? []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 78.





Comments are closed.