Mubadalah.id – Ketika seseorang mempunyai kesulitan mempunyai anak, perempuan atau laki-laki tersebut dikatakan tidak subur. Untuk pasangan yang ingin mempunyai anak, ketidaksuburan bisa membawa kesedihan, kemarahan, atau rasa malu.
Seringkali seorang ibu menjadi korban yang orang-orang salahkan ketika ia tidak bisa hamil. Bahkan jika pasangan itu mendapatkan bantuan medis, banyak dokter yang hanya memeriksa sang istri untuk masalah ketidaksuburan.
Kesalahan tidak perlu Anda bebankan kepada laki-laki maupun perempuan ketika ada masalah ketidaksuburan. Keduanya membutuhkan dukungan saat menghadapi masa-masa sulit tersebut.
Ketidaksuburan disebabkan oleh banyak hal. Sebagian tidak dapat Anda cegah, tetapi sebagian besar penyebab ketidaksuburan bisa Anda cegah.
Pertama, penyakit menular seksual (PMS) dapat meninggalkan luka di dalam bagian reproduksi laki-laki atau perempuan yang mencegah terjadinya kehamilan.
Kedua, penyakit seperti TBC, malaria, dan gondok dapat mengakibatkan ketidaksuburan.
Ketiga, bahan kimia yang berbahaya dari pestisida, produk pembersih, atau pabrik dapat menyebar lewat udara, air, dan makanan. Bahan kimia ini dapat membuat seorang perempuan sulit untuk hamil dan dapat membahayakan janin.
Keempat, merokok, mengunyah tembakau, minum minuman beralkohol yang banyak, dan menggunakan obat-obatan bisa membahayakan kesuburan.
Ada banyak penyebab kemandulan yang lain yang tidak bisa Anda cegah. Untuk mempelajarinya, lihatlah buku-buku kesehatan umum seperti buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, halm 39.





Comments are closed.