Thu,13 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak

Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak

kemendag-siapkan-sejumlah-solusi-atasi-harga-telur-anjlok-di-peternak
Kemendag siapkan sejumlah solusi atasi harga telur anjlok di peternak
service

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan sejumlah langkah pemerintah untuk mengatasi persoalan harga telur dan daging ayam yang masih rendah di tingkat peternak, sementara harga di tingkat konsumen relatif tinggi.

Menurutnya, salah satu upaya pemerintah membantu peternak adalah memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pakan hingga Desember 2026, sehingga peternak dapat memperoleh pakan dengan harga terjangkau.

Selain itu, pemerintah mengandalkan penyerapan telur dan daging ayam melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Budi, program tersebut dapat membantu meningkatkan penyerapan produk peternak.

“Kemudian penyerapan di SPHP ya, jadi SPHP ini sangat membantu atau MBG sangat membantu untuk penyerapan produk-produk telur dan daging (ayam),” ujar Budi di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu.

Budi menambahkan, Kementerian Perdagangan juga telah melakukan penjajakan bisnis atau business matching antardaerah sebagai upaya menghubungkan wilayah yang mengalami surplus produksi dengan daerah yang kekurangan pasokan.

Ia mengatakan langkah tersebut terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia bagian timur.

“Dari beberapa hari yang lalu kita sudah melakukan business matching antarwilayah. Jadi kita ingin menyuplai dari yang daerah surplus ini ke daerah yang kurang ya, artinya kurang pasokannya, terutama di wilayah timur,” katanya.

Budi menyebut pertemuan antarpelaku usaha dari sejumlah daerah telah dilakukan beberapa kali melalui pertemuan daring.

Pemerintah berharap distribusi telur dan daging ayam dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan dapat segera direalisasikan.

“Kemarin sudah berapa kali zoom meeting, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dikirim,” jelasnya.

Berdasarkan harga rata-rata nasional, harga telur saat ini berada di kisaran Rp26.000 per kilogram, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram. Adapun harga ayam berada di kisaran Rp36.000 per kilogram dengan harga acuan Rp40.000 per kilogram.

Baca juga: Mentan Amran pastikan harga ayam dan telur di peternak mulai pulih

Baca juga: Bapanas: Harga ayam dan telur peternak menguat seiring MBG beroperasi

Baca juga: Pemprov Jatim siapkan solusi atasi anjloknya harga telur ayam peternak

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.