Jakarta (ANTARA) – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong pengusulan gedung ANTARA di Jalan Antara, Pasar Baru, Jakarta Pusat, menjadi cagar budaya nasional.
“Tolong dikasih tahu sama tim ahli cagar budaya nasional agar gedung ANTARA ini segera menjadi cagar budaya nasional,” katanya saat membuka pameran “My Wish, Our Wish: Road to Freedom” di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, Rabu.
Menurut dia, gedung ANTARA di Pasar Baru memenuhi syarat untuk diusulkan menjadi cagar budaya tingkat nasional.
“Karena memang sangat penting keberadaan dari gedung ANTARA ini, karena di sini tokoh-tokohnya adalah pejuang, dan berita, informasi, juga menjadi salah satu bidang yang sangat penting di dalam perjuangan kita,” katanya.
“Itu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjuangan yang sudah sangat panjang dan tidak terpisahkan dari perjuangan bangsa,” ia menambahkan.
Dia menyampaikan bahwa penetapan bangunan sebagai cagar budaya nasional akan menjamin keberadaan, keberlanjutan, dan pemeliharaan gedung ANTARA sebagai salah satu bangunan bersejarah.
Kompleks Antara Heritage Center di Pasar Baru mencakup Griya Aneta dan Graha ANTARA.
Bangunan dengan menara jam yang dinamai Griya Aneta dibangun oleh raja media Hindia Belanda, Dominique Willem Barrety, pada tahun 1917.
Setelah Bung Karno membacakan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, berita tentang pembacaan Proklamasi Kemerdekaan disiarkan dari gedung ANTARA di Pasar Baru sehingga bisa dengan cepat menyebar ke berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.
Baca juga: ANTARA Heritage Center diharapkan bisa jadi ikon wisata Jakarta
Baca juga: Kemenbud siapkan situs bersejarah Bogor jadi Cagar Budaya Nasional
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.