Thu,20 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kebiasaan Harian Ini Dikaitkan dengan Kenaikan Risiko Kanker Lambung 2 Kali Lipat

Kebiasaan Harian Ini Dikaitkan dengan Kenaikan Risiko Kanker Lambung 2 Kali Lipat

kebiasaan-harian-ini-dikaitkan-dengan-kenaikan-risiko-kanker-lambung-2-kali-lipat
Kebiasaan Harian Ini Dikaitkan dengan Kenaikan Risiko Kanker Lambung 2 Kali Lipat
service

Jakarta

Bunda termasuk yang suka minum minuman manis setiap hari? Terlalu sering minum manis selama ini diketahui tidak baik bagi kesehatan. Namun, hal itu tampaknya tidak menghentikan banyak orang untuk mengonsumsinya, bahkan setiap hari.

Hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dan kanker lambung

Sekitar dua pertiga orang dewasa di Amerika Serikat diketahui mengonsumsi setidaknya satu minuman berpemanis setiap hari. Kebiasaan serupa juga dilakukan oleh sebagian besar anak-anak di AS.

Penelitian terbaru menunjukkan, kebiasaan tersebut mungkin berkaitan dengan peningkatan risiko kanker secara signifikan. Dalam analisis yang dipublikasikan di jurnal Gastro Hep Advances, peneliti menemukan, orang yang mengonsumsi setidaknya satu minuman berpemanis setiap hari memiliki kemungkinan sekitar 2,45 kali lebih tinggi mengalami kanker lambung dibandingkan mereka yang tidak pernah mengonsumsi minuman manis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ini merupakan studi pertama yang menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dan kanker lambung pada populasi Amerika Serikat,” kata penulis senior sekaligus ahli gastroenterologi dari Massachusetts General Hospital, Andrew T. Chan, dikutip dari Science Alert.

“Kanker lambung merupakan penyebab kematian akibat kanker terbesar kelima di dunia. Namun, kita masih mengetahui sangat sedikit tentang bagaimana pola makan dapat berkontribusi terhadap kanker ini.”

Meski hubungan antara kanker lambung dan minuman manis sebelumnya belum menunjukkan hasil yang pasti, dampak negatif minuman berpemanis terhadap kesehatan telah banyak diketahui.

Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi minuman berpemanis dengan lebih dari 180.000 kematian setiap tahun di seluruh dunia, peningkatan risiko diabetes tipe 2, obesitas, serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Minuman berpemanis juga sebelumnya telah dikaitkan dengan sejumlah jenis kanker, termasuk kanker payudara, hati, dan kolorektal.

Para ilmuwan sebelumnya telah meneliti kemungkinan hubungan antara konsumsi minuman berpemanis dan kanker lambung. Namun, hasil penelitian masih belum konsisten, kemungkinan karena keterbatasan data.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas, tim Chan menganalisis data dari dua studi besar, yakni Nurses’ Health Study dan Health Professionals Follow-Up Study, yang melibatkan lebih dari 112.000 peserta secara keseluruhan.

Dalam kedua studi tersebut, peserta mengisi kuesioner setiap dua tahun mengenai pola makan, termasuk konsumsi minuman berpemanis seperti minuman bersoda, punch, limun, dan minuman olahraga. Mereka juga memberikan informasi mengenai gaya hidup, riwayat kesehatan, serta kondisi penyakit yang dialami.

Pada periode 1986 hingga 2022, dari 112.284 peserta, tercatat 278 kasus kanker lambung. Secara keseluruhan, orang yang mengonsumsi setidaknya satu minuman berpemanis setiap hari, yang didefinisikan sebagai satu porsi berukuran 8 ons atau sekitar 237 mililiter, memiliki kemungkinan 2,45 kali lebih besar mengalami kanker lambung dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi minuman manis, setelah memperhitungkan sejumlah faktor risiko lain.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.