Mon,7 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Nasi Kukus Ala Haji Rosnah, Menu Andalan Warong Nasi Pariaman, Rumah Makan Legendaris di Singapura

Nasi Kukus Ala Haji Rosnah, Menu Andalan Warong Nasi Pariaman, Rumah Makan Legendaris di Singapura

nasi-kukus-ala-haji-rosnah,-menu-andalan-warong-nasi-pariaman,-rumah-makan-legendaris-di-singapura
Nasi Kukus Ala Haji Rosnah, Menu Andalan Warong Nasi Pariaman, Rumah Makan Legendaris di Singapura
service

Nasi Kukus Ala Haji Rosnah, Menu Andalan Warong Nasi Pariaman, Rumah Makan Legendaris di Singapura | Berita Harian 23 Agustus 1992


Kenikmatan nasi padang tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga di mancanegara. Keberadaan Warong Nasi Pariaman di Singapura menjadi salah satu bukti dari eksistensi kuliner khas Ranah Minang tersebut.

Tidak hanya sekedar restoran biasa, Warong Nasi Pariaman bahkan menjadi salah satu rumah makan legendaris yang ada di Singapura. Walaupun sudah berhenti beroperasi sejak Januari 2026 lalu, memori akan rumah makan ini tetap memiliki cerita tersendiri, tidak hanya di kalangan diaspora Indonesia, tetapi juga masyarakat setempat.

Selain menyediakan berbagai macam lauk khas Ranah Minang, salah satu keunikan dari Warong Nasi Pariaman terletak pada nasi yang digunakan dalam setiap menunya. Bahkan surat kabar Berita Harian pernah merilis artikel terkait kepopuleran nasi hasil racikan dari pemilik rumah makan legendaris tersebut dulunya.

Bagaimana keunikan dari nasi yang menjadi salah satu andalan dari Warong Nasi Pariaman di Singapura dulunya? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Nasi Kukus, Salah Satu Menu Andalan di Warong Nasi Pariaman

Dikutip dari artikel “Nasi Kukus, Ramuan Asli – Rahsia Enak Masakan Pariaman” yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 23 Agustus 1992, nasi kukus menjadi salah satu ciri khas dari Warong Nasi Pariaman sejak dulu. Perbedaan nasi yang disajikan di rumah makan legendaris ini dengan yang lainnya terletak pada proses memasaknya.

Seperti namanya, nasi kukus khas Warong Nasi Pariaman dimasak dengan cara dikukus. Lain halnya dengan nasi biasa lainnya yang dimasak langsung di dalam periuk.

Hajah Rosnah Zainal Abidin menjadi sosok yang memegang peranan penting dalam proses memasak nasi kukus tersebut dulunya. Istri dari pelopor Warong Nasi Pariaman, yaitu Haji Isrin tersebut memegang langsung rahasia di balik proses pembuatan nasi kukus di warung yang berlokasi di 738 North Bridge Road itu.

Dalam artikel tersebut dijelaskan jika cara memasak nasi yang dikukus ini sebenarnya umum ditemui di Sumatra Barat, khususnya di daerah Pariaman. Banyak wanita di daerah itu yang menggunakan alat pengukus untuk memasak nasi, alih-laih dimasak langsung di dalam periuk.

Salah satu rahasia di balik kenikmatan nasi kukus tersebut terletak pada air rebusannya. Dalam proses memasak, air rebusan yang digunakan untuk dikukus akan ditambahkan daun pandan.

Penggunaan air rebusan daun pandan ini akan memberikan wangi harum dari nasi kukus saat matang nantinya. Hal ini makin menggugah selera saat nasi kukus tersebut dinikmati bersama lauk pauk khas Ranah Minang lain yang disajikan di Warong Nasi Pariaman tersebut.

Riwayat Warong Nasi Pariaman

Seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya, Warong Nasi Pariaman menjadi salah satu rumah makan padang legendaris yang ada di Singapura. Dikutip dari laman Detik, rumah makan ini diketahui pertama kali beroperasi pada 1948 silam.

Haji Isrin menjadi sosok di balik beroperasinya rumah makan padang tersebut. Nama yang digunakan juga sesuai dengan asal dari Haji Isrin, yakni di Pariaman, Sumatra Barat.

Rumah makan ini beroperasi dalam jangka waktu lama. Pada 1992 silam, operasional dari rumah makan tersebut berpindah pada sang istri, Hajah Rosnah Zainal Abidin.

Setelah itu, rumah makan Warong Nasi Pariaman ini diteruskan oleh generasi berikutnya, yakni Sudirman, Jumrin, dan Abdul bersama istri-istri mereka pada 1998. Rumah makan legendaris ini terus beroperasi, hingga akhirnya tutup secara permanen pada Januari 2026 lalu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.