Wed,20 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. AI Bantu Membaca Aktivitas Otak, Bisa Deteksi Dini Depresi dan Alzheimer

AI Bantu Membaca Aktivitas Otak, Bisa Deteksi Dini Depresi dan Alzheimer

ai-bantu-membaca-aktivitas-otak,-bisa-deteksi-dini-depresi-dan-alzheimer
AI Bantu Membaca Aktivitas Otak, Bisa Deteksi Dini Depresi dan Alzheimer
service
AI Bantu Membaca Aktivitas Otak, Bisa Deteksi Dini Depresi dan Alzheimer - GenPI.co
Ilustrasi. Kecerdasan buatan (AI) kini membuka babak baru dalam dunia kesehatan dengan kemampuannya membaca aktivitas otak manusia. Foto: envato elements/By DC_Studio

GenPI.co – Kecerdasan buatan (AI) kini membuka babak baru dalam dunia kesehatan dengan kemampuannya membaca aktivitas otak manusia.

Cincin, gelang, dan jam tangan pintar sudah mampu memantau detak jantung, tekanan darah, serta kadar glukosa. Perangkat ini diminati konsumen.

Dengan teknologi elektroensefalogram (EEG), startup Neurable mengembangkan headset yang merekam dan menguraikan aktivitas otak.

BACA JUGA:  Raksasa Teknologi dan Startup Berebut AI Generatif di Perangkat Audio

Aplikasi yang terhubung bisa membandingkan data dengan riwayat medis pengguna untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan.

“Apple Watch bisa mendeteksi Parkinson, tetapi hanya setelah pengguna mengalami tremor,” ujar CEO Neurable Ramses Alcaide, dilansir AFP, Sabtu (31/1).

BACA JUGA:  Masa Depan Pertanian: AI dan Teknologi Ramah Lingkungan

Dengan teknologi EEG, pengguna bisa mendeteksi gangguan sebelum muncul gejala fisik.

Meski demikian, kemampuan perangkat ini masih diragukan.

BACA JUGA:  Pakai Teknologi Keren, Teater Musikal Perahu Kertas Kalahkan Broadway

Peneliti dari Universitas Pennsylvania Anna Wexler mengatakan perangkat EEG yang bisa dikenakan belum cukup andal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.