Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Alami Kontraksi Terus-menerus, Zaskia Sungkar Ungkap Penyebab Melahirkan Prematur

Alami Kontraksi Terus-menerus, Zaskia Sungkar Ungkap Penyebab Melahirkan Prematur

alami-kontraksi-terus-menerus,-zaskia-sungkar-ungkap-penyebab-melahirkan-prematur
Alami Kontraksi Terus-menerus, Zaskia Sungkar Ungkap Penyebab Melahirkan Prematur
service

Jakarta

Zaskia Sungkar melahirkan anak keduanya pada 21 Februari 2026 di RS Bunda, Jakarta. Anak kedua Zaskia yang berjenis kelamin laki-laki ini diberi nama Urwah Muhammad Syahki.

Pada Senin (23/2/26), Zaskia menceritakan pengalamannya melahirkan prematur, karena baby Urwah lahir di usia kehamilan 36 minggu. Istri Irwansyah ini mengaku tak menyiapkan apa pun untuk melahirkan karena bayinya mesti lahir lebih cepat dari Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Kalau yang ini mungkin enggak prepare aja sih. Kan disarankan bayinya udah mau lahir. Jadi kita pulang packing, langsung balik lagi ke sini (rumah sakit), jadi kayak, ‘hari ini banget nih?’. Aku juga sudah ngobrol sama dokter, baiknya gimana, jadi ya sudah, lebih cepat lebih baik,” kata Zaskia dalam konferensi pers terkait persalinannya, dilansir YouTube Insertlive.

Alasan Zaskia melahirkan lebih cepat

Keputusan Zaskia untuk melahirkan lebih cepat diambil setelah melakukan diskusi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Merry Amelya PS, SpOG. Menurut dr. Merry, Zaskia dianggap siap melahirkan di usia 36 minggu karena sudah mengalami kontraksi dan pembukaan.

“Kalau bisa setiap persalinan melewati cukup bulan atau melewati 37 minggu. Kemarin Kia (Zaskia) melahirkan di usia 36 minggu 4 hari. Kenapa maju? Bayinya kontraksi terus, sudah dikasih obat pun masih kontraksi. Ternyata dicek sudah ada pembukaan,” kata Merry.

“Bayi ini punya insting alami, kalau sudah tidak nyaman di dalam kandungan dia akan mencetuskan kontraksi alami yang tidak bisa ditahan walaupun sudah dikasih obat, dan didukung juga dengan kondisi air ketuban yang berkurang,” sambungnya.

Setelah berdiskusi, Merry dan Zaskia sepakat untuk melahirkan anak kedua lebih cepat atau di usia kehamilan 36 minggu. Merry mengatakan bahwa kondisi janin di dalam kandungan Zaskia juga sudah cukup matang sehingga siap untuk dilahirkan.

“Jadi kita diskusi. Ini kalau kita biarin bayinya enggak bakal naik juga berat badannya, kita sudah matangin juga paru-paru bayinya, kayaknya dia sudah minta keluar deh. Kita sepakat, enggak perlu ditunggu lagi, kita putuskan lahirkan di 36 minggu 4 hari.”

Merry mengatakan bahwa kondisi Zaskia benar-benar dipantau selama hamil dan menjelang persalinan. Hal itu membuat proses persalinan berjalan lancar dan bayinya tak harus menjalani perawatan di Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

“Dari awal kita sudah matangin paru-paru. Sebelum dilahirkan, saya USG benar-benar, melihat tanda- tanda maturitas atau kematangan bayi. Saya melihat bayi sudah cukup matur untuk dilahirkan, jadi tidak sampai didatangan tim NICU,” ujarnya.

Zaskia melahirkan dengan metode ERACS

Zaskia melahirkan anak keduanya melalui operasi caesar dengan metode ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery). ERACS merupakan metode melahirkan yang bisa mempersingkat masa penyembuhan ibu yang melahirkan dengan operasi caesar, Bunda.

Melalui metode ERACS ini, Zaskia cepat pulih setelah melahirkan anak keduanya. Beberapa hari usai melahirkan, ia bahkan sudah bisa berjalan dan menggendong sang putra.

“Pasti rasa sakit masih ada, tapi karena painless jadi mengurangi rasa sakit dibandingkan operasi caesar pada umumnya, di sini berasa banget sih,” ungkap Zaskia.

“Jujur itu (rasa sakit) yang ditakutin sama semua ibu yang melahirkan caesar, karena abis itu harus menyusui dan gerak untuk mengurus baby. Kalau misalnya sakit masih tinggi banget, sulit ya. Tapi alhamdulilah pengalaman dari anak pertama, sudah bisa langsung pegang anak,” lanjutnya.

Pilihan Zaskia untuk melahirkan dengan metode ERACS juga banyak membantu suaminya Irwansyah untuk tak khawatir. Pria 40 tahun ini mengaku lebih lega melihat istrinya tak mengalami kelihan sakit usai melahirkan dengan ERACS.

“Proses yang painless ini memang buat Zaskia di hari pertama sudah bisa berdiri, di hari kedua sudah bisa mandi dan gendong bayi, itu sih kelebihannya (ERACS),” ungkap Irwansyah.

Demikian cerita persalinan kedua Zaskia Sungkar.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.