Jakarta (ANTARA) – Tim putra Indonesia memberi kepercayaan kepada pemain muda Alwi Farhan serta pasangan debutan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin untuk tampil pada laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 melawan Aljazair, Jumat malam WIB.
Berdasarkan susunan pertandingan, Alwi ditempatkan sebagai tunggal kedua dan akan menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi. Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting diturunkan pada partai ketiga melawan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Pada partai pembuka, Jonatan Christie dijadwalkan menghadapi Adel Hamek. Susunan ini menunjukkan strategi Indonesia yang tetap mengandalkan pemain utama di sektor tunggal, sekaligus memberi ruang bagi pemain muda untuk tampil.
Di sektor ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menjadi andalan pada partai keempat dengan menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri.
Adapun pada partai kelima, pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan menjalani debut dengan menghadapi Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Penempatan Alwi serta Raymond/Joaquin seperti menggambarkan upaya regenerasi dalam tim beregu putra Indonesia. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi para pemain muda untuk menunjukkan kesiapan di ajang beregu paling bergengsi di dunia tersebut.
Secara keseluruhan, komposisi tim memadukan pengalaman dan potensi, dengan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting tetap menjadi tulang punggung di sektor tunggal, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di sektor ganda.
Indonesia di atas kertas lebih diunggulkan atas Aljazair. Meski demikian, laga pembuka menjadi krusial untuk membangun momentum dan menjaga stabilitas performa tim. Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 23.30 WIB.
Setelah menghadapi Aljazair, Indonesia dijadwalkan melawan Thailand pada 26 April, sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Prancis pada 28 April.
Baca juga: Indonesia waspadai Aljazair di laga pembuka Piala Thomas 2026
Baca juga: Kapten tim Piala Thomas Indonesia minta debutan tampil rileks
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.