Tue,21 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Apa Itu Periode Jendela HIV? Ini Penjelasan dan Contohnya

Apa Itu Periode Jendela HIV? Ini Penjelasan dan Contohnya

apa-itu-periode-jendela-hiv?-ini-penjelasan-dan-contohnya
Apa Itu Periode Jendela HIV? Ini Penjelasan dan Contohnya
service

Mubadalah.id – Periode jendela adalah rentang waktu antara masuknya virus HIV ke dalam tubuh hingga munculnya antibodi dalam darah yang dapat terdeteksi melalui tes HIV. Lamanya periode jendela berbeda pada setiap orang. Berikut contoh kasus yang menggambarkan kondisi tersebut.

Pertama, seorang laki-laki yang telah terinfeksi HIV melakukan hubungan seksual tanpa pelindung dengan pasangannya. Akibatnya, perempuan tersebut ikut tertular HIV.

Kedua, tiga minggu kemudian, perempuan itu menjalani tes HIV dan hasilnya dinyatakan negatif. Namun, virus HIV sebenarnya sudah berada di dalam tubuhnya sehingga ia tetap dapat menularkan virus kepada orang lain.

Hasil tes yang negatif terjadi karena tubuhnya belum menghasilkan antibodi dalam jumlah yang cukup sehingga pemeriksaan laboratorium belum dapat mendeteksinya. Inilah yang disebut sebagai periode jendela.

Ketiga, sembilan minggu kemudian, perempuan tersebut kembali menjalani tes HIV. Kali ini hasil pemeriksaannya dinyatakan positif karena antibodi terhadap HIV sudah terbentuk dalam jumlah yang cukup untuk terdeteksi.

Keempat, rentang waktu antara saat virus HIV masuk ke dalam tubuh hingga antibodi dapat terdeteksi melalui pemeriksaan darah itulah yang kita sebut sebagai periode jendela.

Periode jendela dapat berlangsung cukup lama, bahkan hingga enam bulan. Oleh karena itu, seseorang sebaiknya mempertimbangkan waktu yang tepat sebelum menjalani tes HIV agar hasilnya lebih akurat.

Apabila dalam kurun waktu enam bulan tersebut Anda merasa kembali berisiko terpapar HIV, sebaiknya lakukan tes HIV kedua enam bulan setelah paparan yang terakhir. Meskipun demikian, tes HIV pertama tetap perlu Anda lakukan sesuai anjuran tenaga kesehatan. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 374. 

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.