Arina.id – Kementerian Haji dan Umrah, bekerja sama dengan Departemen Pendidikan, telah membuka pendaftaran untuk edisi kedua penghargaan ‘researcher in the services of pilgrims” atau penelitian dalam pelayanan haji. Penelitian ini bertujuan mendukung inovasi dan penelitian teknologi aplikasi berbasis AI (artificial inteligence) di sektor Haji dan Umrah sesuai dengan Visi Haji 2030.
Penghargaan menargetkan para mahasiswa sarjana baik dari dalam negeri maupun dari luar kerajaan Saudi, serta anggota fakultas dan peneliti dari institusi akademis atau kampus serta lembaga penelitian.
Dikutip dari laman Saudi Pers Agency (SPA) Penelitian untuk mendorong solusi praktis menghadapi tantangan dan peluang, tujuannya untuk meningkatkan pengalaman haji dan memperkuat kepemimpinan global Arab Saudi dalam mengelola layanan agama dan jemaah haji.
“Penghargaan ini mempromosikan penelitian terapan dan menjembatani pengetahuan akademis dengan tantangan di dunia nyata. Harapannya nanti bisa mendorong siswa pendidikan tinggi dan peneliti untuk mengajukan solusi inovatif yang meningkatkan pengalaman Tamu Allah dan meningkatkan kualitas layanan,” demikian bunyi pengumumannya.
Ada delapan kriteria dalam penghargaan, mulai dari transformasi digital dan AI, peningkatan pengalaman rohani, sustainibily program, keamanan jemaah, layanan kesehatan, transportasi cerdas, ekonomi dan pelayanan pendukung serta pelayanan data pemerintah.
Total sebesar SAR1,625,000 atau setara Rp7,4 miliar (kurs saat ini), ditambah dukungan non-unetar seperti konsultasi untuk membantu mengembangkan dan menerapkan proyek-proyek pemenang. Para pelamar juga akan diundang untuk meninjau kondisi dan mendaftar melalui Kementerian Haji dan situs resmi Umrah.
Bagi kalian yang berminat bisa registrasi di tautan berikut ini: https://haj.gov.sa/en/Media-Center/awards/Researchers





Comments are closed.