Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Lepas PPIH Daker Makkah, Menhaj Minta Doa untuk Pemerintahan Prabowo

Lepas PPIH Daker Makkah, Menhaj Minta Doa untuk Pemerintahan Prabowo

lepas-ppih-daker-makkah,-menhaj-minta-doa-untuk-pemerintahan-prabowo
Lepas PPIH Daker Makkah, Menhaj Minta Doa untuk Pemerintahan Prabowo
service

Jakarta Timur, Arina.id—Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Irfan Yusuf melepas 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur pada Kamis (23/4/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Menhaj meminta doa khusus untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang tetap kuat, bangsa yang sanggup menjalani situasi dunia yang tidak menentu.

“Saya mohon juga mendoakan pimpinan bangsa kita, Bapak Presiden Prabowo, supaya tetap sehat dan bisa menjalankan amanah bangsa yang berat, amanah membawa bangsa menuju ke masyarakat yang sejahtera,” ujar Irfan.

Dalam arahannya Gus Irfan berpesan agar petugas haji harus siap menghadapi berbagai kemungkinan terburuk selama bertugas di Tanah Suci.

“Anda semua harus siap dengan situasi di sana Siap semua? Siap dengan cuaca yang panas? Siap dengan situasi politik yang tidak jelas?” tegas Irfan.

Menurutnya, kondisi di Arab Saudi, khususnya di Mekkah, tidak selalu dapat diprediksi mengingat dinamika geopolitik di Timur Tengah.

“Kita tahu situasi geopolitik di sana tidak jelas sehingga berbagai kemungkinan-kemungkinan pun bisa terjadi. Jika terjadi kemungkinan terjelek pun Anda semua harus siap,” ujar Irfan dalam arahannya.

Seperti diketahui, memasuki hari ke-54 konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, situasi masih jauh dari kata tenang. Di tengah harapan meredanya perang, justru muncul dinamika baru yang memperlihatkan betapa rapuhnya upaya damai.

Presiden Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata. Langkah ini disebut sebagai upaya memberi waktu lebih bagi Iran untuk mengajukan proposal baru guna mengakhiri konflik, sekaligus membuka ruang bagi proses negosiasi. Namun di balik perpanjangan itu, tekanan terhadap Iran tidak benar-benar berkurang.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.