Sat,15 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Bengkulu Jadi Titik Ke-24 Gerakan Nasional Pesantrenku Aman

Bengkulu Jadi Titik Ke-24 Gerakan Nasional Pesantrenku Aman

bengkulu-jadi-titik-ke-24-gerakan-nasional-pesantrenku-aman
Bengkulu Jadi Titik Ke-24 Gerakan Nasional Pesantrenku Aman
service

Bengkulu, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Saka Pesantren dan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) terus melakukan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman. Bengkulu menjadi titik ke-24 sejak diluncurkan pada awal Mei 2026 lalu.

Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya PBNU untuk terus memberikan pendampingan kepada pesantren dalam mewujudkan Pesantrenku Aman.

Hal itu ia sampaikan saat menyampaikan sambutan pada Deklarasi Pesantrenku Aman di Pondok Pesantren Salafiyah Sentot Alibasya di Bengkulu, Kamis (13/8/2026).

RMI PBNU bersama Saka Pesantren PBNU sebagai satgas berupaya untuk menanggulangi dan mencegah agar peristiwa kekerasan tak lagi terjadi di lingkungan pesantren.

Oleh karena itu, Saka Pesantren dan RMI PBNU menggelar kegiatan yang melibatkan seluruh unsur pesantren, mulai dari pengasuh, musyrif-musyrifah, hingga staf administrasi.

“Kita berusaha untuk melakukan langkah-langkah terbaik yang bisa kita laksanakan untuk mencegah berulangnya peristiwa semacam itu,” kata Kiai Hodri.

Senada, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ai Rahmayanti menegaskan bahwa kegiatan deklarasi, halaqah pengasuh, hingga pelatihan musyrif-musyrifah merupakan ikhtiar NU dalam mewujudkan Pesantrenku Aman.

“Beberapa kegiatan Saka itu bagaimana ikhtiar bersama ke depan pesantren-pesantren di lingkungan NU lebih aman,” katanya.

Oleh karena itu, PBNU mendorong pesantren-pesantren membuka saluran pengaduan atau laporan. Hal ini penting sebagai langkah pertama dalam melakukan penanganan atas peristiwa yang tidak diinginkan. Bahkan jika perlu, pesantren juga harus berkolaborasi dengan pihak luar jika diperlukan, seperti dengan kepolisian, rumah sakit untuk soal fisik, hingga UPTD Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menangani persoalan psikis.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Wakil Ketua Umum PBNU H Amin Said Husni, serta diikuti puluhan pengasuh, musyrif-musyrifah, dan staf administrasi pesantren di wilayah Bengkulu.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.