
Perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Solo pada 1959 | Wikimedia Commons/Iin Herlina dewi
Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu momen penting yang selalu diperingati setiap tahunnya. Terdapat berbagai rangkaian acara yang bisa Kawan jumpai di berbagai daerah di Indonesia pada momen yang jatuh setiap 17 Agustus tersebut.
Peringatan momen Hari Kemerdekaan Indonesia ini tidak hanya terjadi baru-baru ini saja. Perayaan ini sudah dirayakan oleh masyarakat Indonesia di berbagai daerah sejak puluhan tahun dulunya.
Salah satu momen perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia bisa Kawan lihat di Solo pada 1959 silam. Pada waktu itu, terdapat beberapa rangkaian acara yang digelar untuk memperingati momentum tersebut.
Tidak hanya itu, perayaan momentum ini tidak terjadi pada 17 Agustus saja. Momentum perayaan hari kemerdekaan di Solo pada saat itu sudah dimulai beberapa waktu sebelumnya.
Apa saja rangkaian kegiatan yang ada pada momen perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Solo pada waktu itu?
Momen Perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Solo pada 1959
Dikutip dari artikel “Perajaan 17 Agustus di Solo, Kerdja Bakti Berdjalan Sangat Memuaskan” yang terbit di surat kabar Nasional edisi 21 Agustus 1959, momen perayaan hari kemerdekaan di Solo pada 1959 tidak hanya berpusat pada saat 17 Agustus saja. Rangkaian kegiatan dalam menyambut momentum ini sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.
Sejak 12 Agustus 1959, semua elemen yang ada di Solo mulai melakukan kerja bakti dan gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar. Semua elemen yang ada, mulai dari masyarakat, para pegawai, polisi, hingga tentara turut terlibat dalam kerja bakti tersebut.
Masyarakat berfokus untuk membersihkan lingkungan yang ada di sekitar mereka. Sementara itu, polisi dan militer serta organisasi lainnya berfokus untuk membersihkan beberapa fasilitas umum yang ada di Solo.
Puncak acara kerja bakti ini berlangsung pada 16 Agustus 1959. Semua elemen yang ada secara serentak melakukan kegiatan gotong royong dan kerja bakti di lingkungannya masing-masing.
Sejak pagi, masyarakat di berbagai kampung mulai membersihkan lingkungan mereka. Pekarangan hingga saluran air dibersihkan secara gotong royong untuk menyambut momentum hari kemerdekaan yang jatuh pada keesokan harinya.
Berbagai Hiburan untuk Masyarakat
Pada 17 Agustus 1959, peringatan hari kemerdekaan berlangsung di Balaikota Solo pada waktu itu. Upacara bendera berlangsung pada pagi hari untuk menyambut momentum tersebut.
Rangkaian acara kemudian berlanjut pada sore hari. Saat itu berlangsung pawai besar mengelilingi kota solo.
Anak-anak sekolah hingga beberapa pejabat daerah ikut serta dalam rangkaian pawai tersebut. Para peserta pawai turut menyanyikan lagu perjuangan secara bersama-sama selama rangkaian acara berlangsung.
Pada momen perayaan hari kemerdekaan Indonesia ini, ada juga beberapa hiburan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Solo saat itu. Misalnya, ada pameran hasil karya dari masyarakat yang ditampilan di Balaikota Solo pada waktu itu.
Pameran ini menampilkan berbagai karya, mulai dari hasil pertanian, industri, hingga kerajinan yang dibuat oleh masyarakat Solo. Pameran ini sendiri sudah berlangsung sejak 15 Agustus 1959.
Selain itu, masyarakat Solo juga dibebaskan untuk masuk ke Taman Sriwedari pada waktu itu. Ada juga potongan harga tiket bagi masyarakat yang ingin menyaksikan film di beberapa bioskop yang ada di Solo.
Rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Solo ini sendiri ditutup pada 19 Agustus 1959. Penutupan ini ditandai dengan diadakannya hiburan rakyat di Balaikota Solo, seperti penampilan tari kesenian daerah dan lainnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.
Tim Editor



Comments are closed.