Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BMKG: Aktivitas lempeng Laut Maluku picu gempa dangkal di Talaud

BMKG: Aktivitas lempeng Laut Maluku picu gempa dangkal di Talaud

bmkg:-aktivitas-lempeng-laut-maluku-picu-gempa-dangkal-di-talaud
BMKG: Aktivitas lempeng Laut Maluku picu gempa dangkal di Talaud
service

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku memicu terjadinya peristiwa gempa bumi tektonik dangkal di wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara-Maluku Utara.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisis parameter pembaruan, gempa bumi tersebut memiliki kekuatan magnitudo M5,5.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Laut Maluku dengan kedalaman mencapai 40 kilometer,” kata dia.

Wijayanto menjelaskan, episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 3,21° LU serta 127,47° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 kilometer arah Barat Laut Pulau Doi, Halmahera Utara.

Melalui hasil pemodelan matematis tingkat lanjut yang dilakukan oleh tim teknis, BMKG memastikan bahwa guncangan gempa bumi berkekuatan M5,5 ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Dia menambahkan sebagaimana laporan yang dihimpun dari masyarakat di lapangan, guncangan gempa tektonik ini dirasakan di wilayah Naha dengan skala intensitas II-III MMI, di mana getaran nyata dirasakan di dalam rumah seakan ada truk berlalu.

Sementara itu, guncangan dengan skala intensitas II MMI juga dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang di kawasan Tobelo, yang ditandai dengan adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hasil analisis lebih lanjut terhadap mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik di Laut Maluku ini memiliki karakteristik pergerakan geser naik atau oblique thrust fault,” ujarnya menambahkan.

Tim Direktorat Gempabumi BMKG mengonfirmasi bahwa setidaknya hingga pukul 14.30 WIB atau 16.30 WIT hasil monitoring yang dilakukan oleh sistem seismik belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Meski demikian, dia mengingatkan agar masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh dampak guncangan gempa.

Baca juga: BMKG: Jawa Barat diguncang 72 kali gempa selama Juni 2026

Baca juga: ESDM: Kegempaan Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.