Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kalimantan Barat pada Senin (29/6/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, serta daerah konvergensi dan konfluensi yang masih aktif di sejumlah wilayah Indonesia.
Prakirawan BMKG Sufia Nur Ahdiah menjelaskan, bibit siklon tropis 96W diprediksi berada di Samudra Pasifik timur Filipina dengan tekanan udara minimum 1007 hPa, kecepatan angin maksimum 15 knot, dan bergerak ke arah barat laut. Sistem tersebut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Maluku.
Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatera Barat dan Selat Makassar. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sejumlah kawasan, sehingga meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sekitar bibit siklon maupun sepanjang jalur konvergensi.
“Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kalimantan Barat,” ujar Sufia dalam informasi prakiraaan cuaca yang diunggah Minggu (28/6/2026).
BMKG juga memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Pekanbaru, Tanjungpinang, dan Pontianak. Sementara hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Padang dan Mamuju.
Adapun hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Sementara itu, cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Pangkalpinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Kupang, Gorontalo, Palu, Makassar, Kendari, Ternate, Sorong, dan Merauke. Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Mataram.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi aktivitas dan keselamatan.




Comments are closed.