Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. BNPB instruksikan pemda perketat patroli karhutla-petakan sumber air

BNPB instruksikan pemda perketat patroli karhutla-petakan sumber air

bnpb-instruksikan-pemda-perketat-patroli-karhutla-petakan-sumber-air
BNPB instruksikan pemda perketat patroli karhutla-petakan sumber air
service

Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga kementerian/lembaga terkait untuk memperketat patroli wilayah dan memetakan sumber air alternatif guna mengantisipasi ancaman ganda kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Selasa, mengatakan kesiapsiagaan harus ditingkatkan seiring masuknya musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

Baca juga: Luasan karhutla di Sumsel capai 305,4 hektare hingga Mei 2026

“Kami meminta pemerintah daerah yang berada di kawasan rawan untuk segera mengoptimalkan upaya konservasi air, menyiagakan armada distribusi air bersih, serta memperkuat deteksi dini terhadap kemunculan titik panas,” kata dia.

Terkait kedaruratan karhutla, Abdul menegaskan penekanan utama mitigasi ditujukan pada komitmen bersama dengan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan perkebunan dengan cara dibakar.

Otoritas daerah, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar dan Manggala Agni bersama pemangku kepentingan fungsional setempat juga diminta bersiap menggerakkan sarana prasarana pemadaman secara cepat agar setiap letupan api berskala kecil dapat langsung diredam sebelum meluas.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB menilai kesiapsiagaan ini krusial mengingat akumulasi lahan terbakar sejak awal tahun hingga 22 Juni 2026 di Provinsi Riau telah menembus 15.220,34 hektare.

Sementara itu, wilayah prioritas lain, seperti Kalimantan Tengah tercatat mengantongi luasan karhutla sebesar 456,78 hektare, dengan tambahan titik api seluas 0,05 hektare di Kotawaringin Timur dan 1,5 hektare di Sukamara.

Baca juga: BNPB: Tim gabungan tangani 5,3 hektare kebakaran lahan di Banjar

Baca juga: BNPB: Kemarau picu karhutla dan kekurangan air bersih di Klaten

Adapun untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan, total luasan vegetasi yang terdampak kebakaran sejak awal tahun hingga posisi 20 Juni 2026, berada di angka 305,39 hektare dan saat ini dilaporkan dalam kondisi terkendali.

“Untuk kekeringan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih menjadi wilayah yang memerlukan perhatian selama bulan Juni. Sebanyak 1.986 KK atau 6.146 jiwa terdampak kekurangan air bersih. Pada 22 Juni 2026, pemerintah daerah menyalurkan sembilan tangki air bersih dengan total volume 45.000 liter kepada 207 KK atau 716 jiwa di Kecamatan Kemalang,” katanya.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.