
Indonesia ternyata termasuk salah satu negara dengan pengguna Gemini terbanyak di dunia. Menurut Google, orang Indonesia banyak menggunakannya secara multimodal, apa maksudnya?
Google Indonesia mengungkap fakta menarik mengenai penggunaan Gemini oleh orang Indonesia. Indonesia menempati lima besar negara dengan pengguna Gemini terbanyak di dunia.
“Ini berbarengan dengan Brazil, Amerika, Turki, dan India. Kita di ranking berapa itu naik turun, tapi selalu di top 5 dunia. Jadi adopsi masyarakat Indonesia terhadap penggunaan AI itu tinggi sekali,” ujar Head Marketing Google SEA, Mira Sumanti, kepada awak media termasuk GNFI di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Gemini merupakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat, Google. Diluncurkan pada Desember 2023, teknologi ini merupakan pengembangan lanjutan dan pengganti dari layanan AI sebelumnya yang bernama Google Bard.
Mira menjelaskan jika Gemini baru saja menorehkan sebuah pencapaian istimewa, yakni jumlah penggunanya resmi menyentuh 1 miliar. Gemini sekaligus menjadi produk Google ke-14 yang memiliki 1 miliar pengguna bulanan. Tak hanya itu, Gemini juga tercatat paling cepat mencapai angka tersebut dibandingkan produk-produk Google lainnya.
“Saat ini Gemini yang benar-benar lebih dari sebuah chatbot-nya. Jadi Gemini adalah asisten AI yang personal, proaktif, dan berusaha membantu semua masyarakat Indonesia,” lanjut Mira.

Gemini untuk Jiwa Kreatif Orang Indonesia
Lantas, untuk apa biasanya orang Indonesia menggunakan Gemini?
Menurut Mira, penggunaan Gemini di Indonesia tergolong unik. Sebab, penggunaannya bersifat karena sangat personal, mobile, dan kreatif.
“32% use case Gemini yang kita lihat di Indonesia itu adalah use case berbasis kreativitas,” tutur Mira.
Mira memaparkan bahwa penggunaan Gemini di Indonesia sangat multimodal. Dengan kata lain, orang Indonesia tidak hanya memanfaatkan chatbot berformat tulisan dalam menggunakan Gemini, tetapi juga konten lain seperti foto dan video. Bahkan 1 dari 2 prompt yang ditulis orang Indonesia adalah yang bersifat multimodal.
Setiap harinya, ada 9 juta gambar yang dibuat oleh masyarakat Indonesia di Gemini. Sebagian besarnya pun dibuat melalui ponsel di mana 82% prompt dari pengguna Gemini di Indonesia tercatat berasal dari perangkat seluler, yang mana ini melampaui angka rata-rata Asia Tenggara sebesar 73%.
“Input-nya nggak hanya teks, ada gambar, ada video. Jadi benar-benar kebayang bagaimana menarik dan kreatifnya penggunaan Gemini di Indonesia,” pungkas Mira.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.
Tim Editor




Comments are closed.