Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Cadangan Devisa RI Turun Tipis Jadi USD151,9 Miliar pada Februari 2026

Cadangan Devisa RI Turun Tipis Jadi USD151,9 Miliar pada Februari 2026

cadangan-devisa-ri-turun-tipis-jadi-usd151,9-miliar-pada-februari-2026
Cadangan Devisa RI Turun Tipis Jadi USD151,9 Miliar pada Februari 2026
service

KABARBURSA.COM — Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tetap berada pada level yang tinggi meskipun mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar USD151,9 miliar, turun dari posisi akhir Januari 2026 yang mencapai USD154,6 miliar.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya penerimaan negara dari pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Di sisi lain, cadangan devisa juga digunakan untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam merespons ketidakpastian pasar keuangan global.

“Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi,” ujar Ramdan dalam keterangannya, Jumat, 6 Maret 2026.

Meski turun, posisi cadangan devisa tersebut masih berada pada level yang sangat memadai. BI mencatat cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada di kisaran tiga bulan impor.

Dengan kondisi tersebut, kata Ramdan, cadangan devisa masih mampu mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan eksternal Indonesia tetap kuat. Hal ini didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta potensi aliran masuk modal asing seiring dengan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dan tingkat imbal hasil investasi yang dinilai masih menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Ramdan. (*)
 

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.